verified_user Pilih Kategori

Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Contoh RPP Versi PLPG

visibilityView Article
RPP merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan tindakan apakah yang akan dilakukan dalam pembelajaran, baik oleh pengajar maupun perserta didik untuk mencapai suatu kompetensi yang sudah ditetapkan. Dalam RPP harus jelas Kompetensi Dasar (KD) yang akan dicapai oleh peserta didik, apa yang harus dilakukan, apa yang harus dipelajari, dan bagaimana mempelajarinya, serta bagaimana pengajar mengetahui bahwa peserta didik telah menguasai kompetensi tertentu. Aspek-aspek tersebutlah yang merupakan unsur utama yang harus ada dalam setiap RPP.

RPP terdiri dari komponen program kegiatan belajar dan proses pelaksanaan program. Komponen program mencakup KD, materi standar, metode pembelajaran, media pembelajaran, sumber belajar, dan waktu belajar. Dengan demikian, RPP pada hakekatnya merupakan suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen yang saling berhubungan serta berinteraksi satu dengan lainnya, dan memuat langkah-langkah pelaksanaannya untuk mencapai tujuan yaitu membentuk kompentensi yang sudah ditetapkan sebelumnya. Komponene-komponen RPP antara lain sebagai berikut .

Contoh RPP Versi PLPG Silahkan Klik Disini

1. Kompetensi Inti
Kompetensi Inti merupakan terjemahan atau operasionalisasi SKL dalam bentuk kualitas yang harus dimiliki mereka yang telah menyelesaikan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu atau jenjang pendidikan tertentu, gambaran mengenai kompetensi utama yang dikelompokkan ke dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan (afektif, kognitif, dan psikomotor) yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan v mata pelajaran. Kompetensi Inti harus menggambarkan kualitas yang seimbang antara pencapaian hard skills dan soft skills.

2. Kompetensi Dasar (KD)
Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang diturunkan dari Kompetensi Inti. Kompetensi Dasar adalah konten atau kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan, dan ketrampilan yang bersumber pada kompetensi inti yang harus dikuasai peserta didik. Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran. Mata pelajaran sebagai sumber dari konten untuk menguasai kompetensi bersifat terbuka dan tidak selalu diorganisasikan berdasarkan disiplin ilmu yang sangat berorientasi hanya pada filosofi esensialisme danperenialisme.

Kompetensi yang dirumuskan dalam RPP harus jelas. Semakin kongkrit kompetensi akan semakin mudah diamati, dan akan semakin mudah atau semakin tepat pula merencanakan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk mencapai kompetensi tersebut. Perlu diketahui bahwa beberapa materi standar mungkin memiliki lebih dari satu KD. Disamping itu, perlu ditetapkan pula fokus kompetensi yang diharapkan dari peserta didik sebagai hasil akhir pembelajaran. Kompetensi ini juga akan menjadi pedoman bagi pengajar dalam menentukan materi standar yang akan digunakan dan pendekatan pembelajaran yang tepat untuk membentuk kompetensi peserta didik.

3. Indikator
Menurut Darwin Syah indicator pembelajaran adalah karakteristik, ciri-ciri, tanda-tanda perbuatan atau respon yang dilakuakan oleh siswa, untuk menunjukkan bahwa siswa telah memiliki kompetensi dasar tertentu. Jadi indikator adalah merupakan kompetensi dasar secara spesifik yang dapat dijadikan untuk menilai ketercapaian hasil pembelajaran dan juga dijadikan tolak ukur sejauh mana penguasaan siswa terhadap suatu pokok bahasan atau mata pelajaran tertentu.

Adapun dalam mengembangkan indikator perlu mempertimbangkan:
  • Tuntutan kompetensi yang dapat dilihat melalui kata kerja yang digunakan dalam Kompetensi Dasar.
  • Karakteristik mata pelajaran, peserta didik, dan sekolah; dan
  • Potensi dan kebutuhan peserta didik, masyarakat, dan lingkungan atau daerah.

4.Tujuan Pembelajaran
Seorang guru dalam merencanakan pembelajaran dituntut untuk dapat merumuskan tujuan pembelajaran secara tegas dan jelas. Perumusan tujuan pembelajaran dapat memberikan manfaat tertentu bagi guru maupun siswa Saat ini telah terjadi pergeseran dalam merumuskan tujuan pembelajaran dari penguasaan bahan ke penguasan performansi. Tujuan pembelajaran adalah suatu pernyataan yang spesifik yang dinyatakan dalam perilaku atau penampilan yang diwujudkan dalam bentuk tulisan untuk menggambarkan hasil belajar yang diharapkan. Tujuan pembelajaran seyogyanya dirumuskan secara jelas, yang didalamnya mencakup komponen: Audience, Behavior, Condition dan Degree

5. Materi Pokok
Materi standar yang dikembangkan dan dijadikan bahan kajian peserta didik harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuannya, mengandung nilai fungsional, praktis, serta disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan, institusi, dan daerah.

6. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran merupakan tahap-tahap kegiatan yang dilakukan oleh pengajar dan peserta didik untuk menyelesaikan suatu materi standar yang telah direncanakan oleh pengajar. Urutan kegiatan pembelajaran menggambarkan strategi pembelajaran yang telah ditentukan. Tahap kegiatan tersebut terdiri dari tahap PENDAHULUAN, tahap PENYAJIAN, dan tahap PENUTUP.

7. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran merupakan cara dalam menyajikan (menguraikan, memberi contoh, memberi latihan dan lain-lain) suatu bahan kajian kepada peserta didik. Tidak semua metode pembelajaran sesuai untuk digunakan dalam mencapai kompetensi tertentu. Oleh karena itu harus dipilih metode pembelajaran yang paling tepat untuk suatu kompetensi yang ingin dicapai. Berbagai contoh metode pembelajaran yang sering digunakan antara lain ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi, studi kasus, praktikum, seminar, demonstrasi, bermain peran dan lainlain.

8. Media Pembelajaran
Segala sesuatu yang dapat menyalurkan atau menyampaikan pesan/informasi dari sumber pesan/informasi ke penerima pesan/informasi disebut media pembelajaran.Jadi dengan adanya media peserta didik dapat melihat, membaca, mendengarkan atau ketiganya sekaligus dalam menyerap berbagai informasi yang disampaikan oleh pengajarnya. Media tersebut dapat berupa alat-alat elektronik, gambar, buku dan sebagainya. Sedangkan alat pembelajaran adalah benda-benda atau alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran sehingga memungkinkan terjadinya proses pembelajaran. Alat-alat itu tidak disebut media pembelajaran karena tidak dimaksudkan untuk membawa pesan.

9. Sumber Belajar
Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk penggalian informasi. Sumber belajar ini dapat berupa dosen (sebagai nara sumber), buku teks, jurnal ilmiah, laporan penelitian, internet, dan lain-lain.

10. Alokasi Waktu
Jumlah waktu dalam menit yang dibutuhkan oleh pengajar dan peserta didik untuk menyelesaikan setiap langkah pada urutan tahap Kegiatan Pembelajaran.

Membuat Mail Merge Ms Word

visibilityView Article
Membuat Mail Merge Ms Word. Dalam bahasa Indonesia, pengertian Mail Merge bisa juga disebut dengan "Surat Massal". Surat massal adalah sebuah cara atau metode untuk membuat banyak tulisan atau terutama surat dengan format yang sama dengan mudah dan sangat cepat, hanya dengan mengubah sedikit pada bagian nama atau alamat si penerima surat. Mail merge membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat) yang isinya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat dan mudah. Fitur ini sangat membantu terutama bila penerimanya sangat banyak.
Untuk membuat mail merge terdiri dari 2 dokumen, yaitu:
  • Dokumen Master, dokumen yang isinya sama untuk semua penerima. 
  • Data Source, yaitu dokumen yang isinya khusus untuk masing-masing penerima, misalnya nama dan alamat penerima. Data source dapat berupa data di Excel, Access, Contact pada Outlook dan sebagainya.

Fasilitas Mail Merge tentu sudah dikenal. Namun dengan berkembangnya Microsoft word 2003 ke Microsoft Word 2007, dan seterusnta pengguna akan sedikit mengalami kesulitan. Pada Tutorial kali ini, kita akan membahas langkah-langkah sederhana menggunakan mail merge pada Microsoft Word 2007. Berikut ini contoh penggunaan mail merge untuk mengisi skhu.
DAFTAR NILAI UJIAN TULIS
SEKOLAH DASAR
TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Yang bertanda tangan di bawah ini, Kepala SD Negeri .............. Kabupaten Banyumas menerangkan bahwa:
Nama                       : xxxx(1)
Tempat, tanggal lahir : xxxx(2)
Nomor Peserta         : xxxx(3)
Asal Sekolah            : SD Negeri......

Telah mengikuti Ujian Sekolah (US) yang diselenggarakan dari tanggal 17 s.d 24 Mei 2014 dengan nilai sebagai berikut :
No
Mata Pelajaran
Nilai
Dengan angka
Dengan Huruf

Ujian Sekolah


1.
Pendidikan Agama Islam
xxxx(4)
xxxx(5)
2.
Pendidikan Kewarganegaraan
xxxx(6)
xxxx(7)
3.
Ilmu Pengetahuan Sosial
xxxx(8)
xxxx(9)

JUMLAH
xxxx(10)
xxxx(11)
Perhatikan tanda xxxx 1 sampai dengan 11 di atas merupakan data yang akan kita masukan ke mail merge.

Langkah-langkah :
  • Pilih menu mailling-->start mail merge-->Step by step Mail Merge Wizzard.
  • Di sebelah kanan akan muncul sub menu mail merge. Pilih letters untuk membuat tipe dokumen dalam bentuk surat. Setelah itu dilanjutkan dengan menekan tombol next yang ada di bawah.
  • Pilih lah Type a new list untuk membuat daftar atau data baru yang akan digunakan atau dimauskan ke dalam surat. Lanjutkan dengan menekan menu create.
  • Setelah muncul menu New addres list, pilih sub menu Customize Address list. sub menu ini digunakan jika kita hendak mengganti judul data yang akan di masukan.
  • Pada sub menu tersebut telah terdapat daftar judul data. Untuk menghapusnya tekan menu Delete.
  • Untuk memasukan judul data yang baru sesuai keinginan, pilihlah menu Add. Isi kolom kosong yang tersedia dengan judul data yang dibutuhkan dengan menekan menu insert. Tekan OK untuk mengakhiri. Sebagai contoh : nama, tempat (lihat gambar)
  • Isikan kolom dengan data yang kita perlukan misalnya : (1)Nama, (2) TTL, (3) No. Peserta, (4) PAI, (5) PAI Huruf, (6) PKn, (7) PKn Huruf, (8) IPS, (9) IPS Huruf, (10) Jumlah, dan (11) Jml Huruf.
  • Setelah proses pembuatan kolom selesai, isilah kolom dengan data-data yang dibutuhkan dengan menekan menu new entry. Contoh : kolom nama diisi dengan Rudi, Desy, Hadi, Romy.Untuk mengakhiri tekan OK.
  • Secara otomatis akan muncul menu save. Simpanlah data yang tadi telah dibuat, misalnya di my dockumen. Beri nama file data tersebut, misalnya latihan mail merge. Setelah itu akan muncul menu mail merge recipients. Jika sudah yakin dengan data yang dimasukan pilih lah OK.
  • Namun jika anda menemukan ada data yang salah saat anda masukan, maka klik nama file yang ada di kolom data source. Lalu pilih menu Edit.
  • Jika sudah kembali ke lembar kerja di Ms WORD, pilihlah menu insert Merge field.
  • Masukan judul data pada tempat yang sesuai. Misalnya nama dimasukan pada nomor (1) dan seterusnya

  • Untuk menampilkan hasilnya pilih toolbar Preview Results

Contoh Berbagai Macam Surat

visibilityView Article
Contoh Berbagai Macam Surat.Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain. Fungsinya mencakup lima hal: sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, dan gagasan; alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan pedoman kerja. Surat secara umum digolongkan menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat dinas, dan surat niaga apabila ditinjau dari segi bentuk, isi, dan bahasanya. Sedangkan apabila digolongkan berdasarkan berdasarkan pemakaiannya dapat dibagi menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat resmi, dan surat dinas.

Surat pribadi
Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Surat dapat berupa korespondensi antara sesama teman atau keluarga. Ciri-ciri surat pribadi yaitu : Tidak menggunakan kop surat; Tidak ada nomor surat; Salam pembuka dan penutup bervariasi; Penggunaan bahasa bebas, sesuai keinginan penulis; Format surat bebas

Surat Resmi
Surat resmi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan resmi, baik perseorangan,
instansi, maupun organisasi; misalnya undangan, surat edaran, dan surat pemberitahuan. Ciri-ciri surat resmi : Menggunakan kop surat apabila dikeluarkan organisasi; Ada nomor surat, lampiran, dan perihal; Menggunakan salam pembuka dan penutup yang lazim; Penggunaan ragam bahasa resmi; Menyertakan cap atau stempel dari lembaga resmi; Ada aturan format baku.

Berikut ini beberapa contoh macam surat yang sering kita gunakan. Data yang saya gunakan adalah bukan data sebenarnya, tapi hanya sekedar contoh saja. Mohon maaf apabila data ( nama, alamat, tanggal lahir, dan lain-lain) yang saya gunakan ada persamaan dengan data anda.

1. Contoh Curiculum Vitae

Curiculum Vitae

I. Personal Data

Name:Bambang Hermanto
Mailing Address:MT. Haryono street VII / 39, Malang 65100
Contact Number:1. 0341-569346
2. 08125261609
Place, Date of Birth:Bogor, November 27, 1979
Sex:Male
Marital Status:Single
Religion:Moslem
Nationality:Indonesian

I I. Education Details
  1. 1986 – 1992 State Elementary School Kaliwiro 1 Genteng
  2. 1992 – 1995 State Junior High School 1 Genteng
  3. 1995 – 1998 State Senior High School 2 Genteng
  4. 2000 – 2003 Accounting Department State Polytechnic Of Malang GPA = 2.90 (scale 4) PREDICATE = Very Satisfactory
III. On The Job Training / Course
  1. August – September 2002 on the job training at PT. Jasa Raharja (Persero) Malang
  2. August 2001 English Course at EL RAHMA EDUCATION CENTRE
  3. May 2003 TOEFL Test at State Polytechnic of Malang
IV. Computer Ability
Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Access, Microsoft Power Point, Myob, Visual Foxpro.

This is to state that above information is true and provided here by me, all in good faith.




Sincerely yours,

Bambang Hermanto


2. Contoh Surat Lamaran Pekerjaan

Jakarta, 6 November 2013
Hal : Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth.,
Manajer Sumber Daya Manusia
PT. Maju Terus
Jl. Merpati Kembar No. 3
Jakarta Timur

Dengan hormat,
Sesuai dengan informasi lowongan pekerjaan dari PT. Maju Terus yang termuat di harian Kompas tanggal 6 Agustus 2012. Saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Marketing di PT. Maju Terus. Data singkat saya, seperti berikut ini.

Nama:Bambang Hermanto
Alamat:Jalan MT. Haryono VII / 39, Malang 65100
Telpon, Hp, e-mail:(021) xxx, HP:xxx, e-mail: xxx@gmail.com
Tempat dan Tgl. Lahir:Bogor, 27 Nopember 1979
Satatus Perkawinan:Lajang
Pendidikan Terakhir:Sarjana Manajemen Unikom Yogyakarta

Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik, dan dapat berbahasa Inggris dengan baik aktif maupun pasif. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan serta memiliki kemampuan manajemen dan marketing yang baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti Word, Excel, Acces, PowerPoint, OutLook dan beberapa software kantor lainnya. Saya juga mempunyai sertifikat internet dari Google inc.


Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan:
1. Daftar Riwayat Hidup.
2. Foto copy ijazah S-1.
3. Foto Copy sertifikat kursus/pelatihan.
4. Pas foto terbaru.

Besar harapan saya untuk diberi kesempatan wawancara dan dapat menjelaskan lebih mendalam mengenaidiri saya. Seperti yang tersirat di resume, saya mempunyai latar belakang pendidikan, pengalaman potensi dan seorang pekerja keras.

Demikian surat lamaran ini, dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu.







Hormat saya,

Bambang Hermanto

3. Contoh Surat Undangan :

Nomor : 005/XI/2013 Kalirandu 1 Nopember 2013
Lampiran : -
Perihal : Undangan Kegiatan Penggalangan Dana

Kepada Yth,
Orang tua Siswa/Siswi SDN Kalirandu 17
di Tempat

Dengan hormat,

Mengharap kehadiran Bapak/Ibu Orang Tua siswa/siswi SDN Kalirandu 17, untuk hadir pada acara ”Penggalangan Dana Bantuan Untuk Korban Banjir Jawa Barat”. Pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada :

Hari, Tanggal : Minggu / 02 November 2013
Waktu : Pukul 09.00 - selesai
Tempat : Ruangan Kelas VI SDN Kalirandu 17

Demikian undangan ini saya sampaikan, atas perhatian serta partisipasinya saya ucapkan terima kasih.






Kepala Sekolah
Mustarida, S. Pd.
NIP. 19610312 199103 2 001

4. Contoh Surat Pernyataan


SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama:Bambang Hermanto
Tempat dan Tgl. Lahir:Bogor, 27 Nopember 1979
Alamat:Jalan MT. Haryono VII / 39, Malang 65100

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa saya :
  1. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan sesuatu tindak pidana kejahatan;
  2. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  3. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri / Pegawai Negeri;
  4. Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia atau Negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah;
  5. Tidak sedang menjadi pengurus dan/atau anggota partai politik;

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya, dan saya bersedia dituntut dimuka pengadilan serta bersedia menerima segala tindakan yang diambil oleh Pemerintah, apabila dikemudian hari terbukti pemyataan saya tidak benar.







Malang, 4 Januari 2004
Yang membuat pernyataan,

Bambang Hermanto

5. Contoh Surat Kuasa

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : BAMBANG HERMANTO
Tempat Tanggal Lahir : Bogor, 27 Nopember 1979
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jalan MT. Haryono VII / 39, Malang 65100
Nomor KTP : 3573010107980007


Memberi kuasa kepada adik saya yang bernama :

Nama : AGUS SUBAGYO
Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 19 September 1990
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jalan MT. Haryono VII / 39, Malang 65100
Nomor KTP : 3573010109080002


Untuk mengambil Uang Secara Tunai dengan Jumlah Rp. 20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah) pada Rekening Bank BRI milik saya dengan data-data sebagai berikut :

Nomor Rekening : 7022-01-000051-50-5
Atas Nama : BAMBANG HERMANTO
Nama Bank : BRI Cabang Penanggungan


Hal-Hal dan segala akibat yang disebabkan dari surat kuasa ini adalah sepenuhnya tanggung jawab Pemberi Kuasa.

Demikian Surat Kuasa ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan drai pihak manapun dan semoga dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.


Malang, 17 Mei 2013
Yang Menerima Kuasa

Yang Memberi Kuasa,

AGUS SUBAGYO
BAMBANG HERMANTO

Pahlawan Wanita Indonesia

visibilityView Article
Pahlawan (Sanskerta: phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara, dan agama) adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. Dari 159 Tokoh Pahlawan Indonesia, ternyata ada duabelas wanita yang termasuk dalam tokoh pahlawan nasional. Para wanita pahlawan nasional yang diakui negara hingga hari ini. Tjoet Nja’ Dhien, Tjoet Nja’ Meutia, Raden Adjeng Kartini, Raden Dewi Sartika, Martha Christina Tiahahu, Maria Walanda Maramis, Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan, Nyi Ageng Serang, Hj. Rangkayo Rasuna Said, Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto, Hj. Fatmawati Soekarno, dan Opu Daeng Risadju.

Berikut daftar duabelas wanita yang menjadi Pahlawan Nasional Indonesia.
1. Tjoet Nja’ Dhien
Biodata
Nama: Tjoet Nja’ Dhien
Asal Daerah: Aceh
Penganugrahan: 2 Mei 1964
Lahir: Lampadang, Kerajaan Aceh, 1848.
Wafat: Sumedang Jawa Barat 6 November 1908.
PerjuanganBersama suaminya, Teuku Umar, beliau memimpin perang melawan pasukan Belanda sejak tahun 1880.

2. Tjoet Nja’ Meutia
Biodata
Nama: Tjoet Nja’ Meutia
Asal Daerah: Aceh
Penganugrahan: 2 Mei 1964
Lahir: Keureutoe, Pirak, Aceh Utara, 1870
Wafat: Alue Kurieng, Aceh, 24 Oktober 1910.
PerjuanganMelakukan perlawanan terhadap Belanda bersama suaminya Teuku Muhammad.

3. Raden Adjeng Kartini
Biodata
Nama: Raden Ajeng Kartini
Asal Daerah: Jawa Tengah
Penganugrahan: 2 Mei 1964
Lahir: Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879
Wafat: Rembang, 17 September 1904
PerjuanganPelopor kebangkitan perempuan karena pikiran dan pandangannya mengenai emansipasi wanita.

4. Raden Dewi Sartika

Biodata
Nama: Raden Dewi Sartika
Asal Daerah : Jawa Barat
Penganugrahan : 1 Desember 1966
Lahir: Bandung, 4 Desember 1884
Wafat: Tasikmalaya, 11 September 1947
Perjuangan Tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita dengan mendirikan Saloka Istri pada tahun 1904 .

5. Martha Christina Tiahahu
Biodata
Nama: Martha Christina Tiahahu
Asal Daerah: Maluku
Penganugrahan: 20 Mei 1969
Lahir: Nusa Laut, Maluku, 4 Januari 1800
Wafat: Laut Banda, Maluku, 2 Januari 1801
PerjuanganMengangkat senjata terjun langsung dalam perang melawan Belanda membantu ayahnya yang merupakan pembantu Kapitan Pattimura.

6. Maria Walanda Maramis
Biodata
Nama: Maria Walanda Maramis
Asal Daerah: Sulawesi Utara
Penganugrahan: 20 Mei 1969
Lahir: Kema, Sulawesi Utara, 1 Desember 1872
Wafat: Maumbi, Sulawesi Utara, 22 April 1924
PerjuanganMemperjuangkan pendidikan dan pemberdayaan bagi kaum ibu-ibu dengan mendirikat organisasi Percintaan Ibu Kepada Anak Turunannya (PIKAT) pada tahun 1917. Pada tahun 1919, beliau memperjuangkan agar wanita memiliki hak suara di lembaga perwakilan Minahasa Raad.

7. Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan
Biodata
Nama: Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan
Asal Daerah: Daerah Istimewa Jogjakarta
Penganugrahan: 22 September 1971
Lahir: Kauman, Jogjakarta 1872
Wafat: Kauman, Jogjakarta 31 Mei 1946
PerjuanganBeliau memperjuangkan pendidikan bagi kaum wanita dengan mengadakan pengajian untuk kalangan wanita yang akhirnya berkembang menjadi Lembaga ‘Aisyiyah dalam organisasi Muhammadiyah .

8. Nyi Ageng Serang
Biodata
Nama: Nyi Ageng Serang
Asal Daerah: Jawa Tengah
Penganugrahan: 13 Desember 1974
Lahir: Purwodadi, Jawa Tengah, 1752
Wafat: Yogyakarta, 1828
PerjuanganPemimpin daerah Serang, beliau memimpin pasukan dari tandu, membantu Pangeran Diponegoro melawan Belanda selama 3 tahun.

9. Hj. Rangkayo Rasuna Said
Biodata
Nama: Hj. Rangkayo Rasuna Said
Asal Daerah: Sumatera Barat
Penganugrahan: 13 Desember 1974
Lahir: Agam, Sumatera Barat, 14 September 1910
Wafat: Jakarta, 2 November 1965
PerjuanganPernah dipenjara Belanda pada tahun 1932 karena memprotes ketidakadilan Pemerintah Hindia Belanda. Pernah duduk menjadi anggota DPR-RIS dan Dewan Pertimbangan Agung. Semasa hidupnya, beliau juga aktif memperjuangkan persamaan hak pria dan wanita.

10. Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto
Biodata
Nama: Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto
Asal Daerah: Jawa Tengah
Penganugrahan: 30 Juli 1996
Lahir: Surakarta, Jawa Tengah, 23 Agustus 1923
Wafat: Jakarta, 28 April 1996
PerjuanganPada masa revolusi kemerdekaan, ia bergabung ke Laskar Puteri Indonesia, membantu menyelenggarakan dapur umum serta bantuan kesehatan bagi pejuang Indonesia. Semasa menjadi Ibu Negara, ia dikenal dengan gagasan proyek monumentalnya, terutama Taman Mini Indonesia Indah, Taman Buah Mekarsari, Perpustakaan Nasional, Rumah Sakit Kanker Dharmais, dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.

11. Hj. Fatmawati Soekarno
Biodata
Nama: Hj. Fatmawati Soekarno
Asal Daerah : Bengkulu
Penganugrahan:4 Nopember 2000
Lahir: Bengkulu, 5 Februari 1923
Wafat: Kuala Lumpur, Malaysia, 14 Mei 1980
PerjuanganPenjahit Bendera Pusaka “Sang Saka Merah Putih” yang dikibarkan pada saat Proklamasi 17 Agustus 1945. Beliau juga ialah istri ketiga Soekarno dan Ibu Negara RI yang pertama. Ia menggalang dana untuk membangun rumah sakit yang sekarang bernama RSUP Fatmawati

12. Opu Daeng Risadju
Biodata
Nama: Opu Daeng Risadju
Asal Daerah: Sulawesi Selatan
Penganugrahan: 3 Nopember 2006
Lahir: Palopo, Sulawesi Selatan 1880
Wafat: Palopo, Sulawesi Selatan 10 Februari 1964
PerjuanganMelakukan pemberontakan terhadap tentara NICA pada tahun 1946. Beliau berhasil ditangkap beberapa bulan kemudian dan mengalami penyiksaan yang menyebabkan beliau menjadi tuli hingga akhir hayatnya

Daftar Pahlawan Nasional

visibilityView Article
Daftar Pahlawan Nasional. Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Indonesia yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Baru-baru ini Pemerintah melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan menetapkan memberikan gelar pahlawan nasional kepada tiga tokoh pada 2013. Gelar itu diberikan kepada Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Radjiman Wedyodiningrat dari Yogyakarta, Lambertus Nicodemus Palar dari Sulawesi Utara dan Letjen TNI (Purn) TB Simatupang dari Sumatera Utara.
Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 disebutkan bahwa gelar Pahlawan Nasional mencakup semua jenis gelar yang pernah diberikan sebelumnya, yaitu:
  • Pahlawan Perintis Kemerdekaan
  • Pahlawan Kemerdekaan Nasional
  • Pahlawan Proklamator
  • Pahlawan Kebangkitan Nasional
  • Pahlawan Revolusi
  • Pahlawan Ampera
Berikut adalah daftar 159 tokoh yang telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Karena perdebatan yang masih berlangsung mengenai statusnya, Pahlawan Perintis Kemerdekaan dan Pahlawan Ampera tidak dimasukkan ke dalam daftar ini.
No. Nama Gelar Tanggal penetapanDasar penetapan
1 Abdoel Moeis Pahlawan Kemerdekaan Nasional 30 Agustus 1959 Keppres No. 218 Tahun 1959
2 Ki Hadjar Dewantara Pahlawan Kemerdekaan Nasional 28 November 1959 Keppres No. 305 Tahun 1959
3 Raden Mas Soerjopranoto Pahlawan Kemerdekaan Nasional 30 November 1959 Keppres No. 310 Tahun 1959
4 Mohammad Husni Thamrin Pahlawan Kemerdekaan Nasional 28 Juli 1960 Keppres No. 175 Tahun 1960
5 Samanhudi Pahlawan Kemerdekaan Nasional 9 November 1961 Keppres No. 590 Tahun 1961
6 Oemar Said Tjokroaminoto Pahlawan Kemerdekaan Nasional 9 November 1961 Keppres No. 590 Tahun 1961
7 Ernest Douwes Dekker Pahlawan Kemerdekaan Nasional 9 November 1961 Keppres No. 590 Tahun 1961
8 Sisingamangaraja XII Pahlawan Kemerdekaan Nasional 9 November 1961 Keppres No. 590 Tahun 1961
9 Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi Pahlawan Kemerdekaan Nasional 9 November 1961 Keppres No. 590 Tahun 1961
10 Soetomo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 27 Desember 1961 Keppres No. 657 Tahun 1961
11 Ahmad Dahlan Pahlawan Kemerdekaan Nasional 27 Desember 1961 Keppres No. 657 Tahun 1961
12 Agus Salim Pahlawan Kemerdekaan Nasional 27 Desember 1961 Keppres No. 657 Tahun 1961
13 Gatot Soebroto Pahlawan Kemerdekaan Nasional 18 Juni 1962 Keppres No. 222 Tahun 1962
14 Sukarjo Wiryopranoto Pahlawan Kemerdekaan Nasional 29 Oktober 1962 Keppres No. 342 Tahun 1962
15 Ferdinand Lumbantobing Pahlawan Kemerdekaan Nasional 17 November 1962 Keppres No. 361 Tahun 1962
16 Zainul Arifin Pahlawan Kemerdekaan Nasional 4 Maret 1963 Keppres No. 35 Tahun 1963
17 Tan Malaka Pahlawan Kemerdekaan Nasional 28 Maret 1963 Keppres No. 53 Tahun 1963
18 Albertus Soegijapranata Pahlawan Kemerdekaan Nasional 26 Juli 1963 Keppres No. 152 Tahun 1963
19 Raden Djoeanda Kartawidjaja Pahlawan Kemerdekaan Nasional 6 November 1963 Keppres No. 244 Tahun 1963
20 Saharjo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 29 November 1963 Keppres No. 245 Tahun 1963
21 Cut Nyak Dhien Pahlawan Kemerdekaan Nasional 2 Mei 1964 Keppres No. 106 Tahun 1964
22 Cut Nyak Meutia Pahlawan Kemerdekaan Nasional 2 Mei 1964 Keppres No. 106 Tahun 1964
23 Raden Adjeng Kartini Pahlawan Kemerdekaan Nasional 2 Mei 1964 Keppres No. 108 Tahun 1964
24 Tjipto Mangoenkoesoemo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 2 Mei 1964 Keppres No. 109 Tahun 1964
25 Fakhruddin Pahlawan Kemerdekaan Nasional 26 Juni 1964 Keppres No. 163 Tahun 1964
26 Mas Mansoer Pahlawan Kemerdekaan Nasional 26 Juni 1964 Keppres No. 163 tahun 1964
27 Alimin Pahlawan Kemerdekaan Nasional 26 Juni 1964 Keppres No. 163 Tahun 1964
28 Moewardi Pahlawan Kemerdekaan Nasional 4 Agustus 1964 Keppres No. 190 Tahun 1964
29 Wahid Hasjim Pahlawan Kemerdekaan Nasional 24 Agustus 1964 Keppres No. 206 Tahun 1964
30 Pakubuwana VI Pahlawan Kemerdekaan Nasional 17 November 1964 Keppres No. 294 Tahun 1964
31 Mohammad Hasyim Asy'ari Pahlawan Kemerdekaan Nasional 17 November 1964 Keppres No. 294 Tahun 1964
32 Ario Soerjo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 17 November 1964 Keppres No. 294 Tahun 1964
33 Soedirman Pahlawan Kemerdekaan Nasional 10 Desember 1964 Keppres No. 314 Tahun 1964
34 Oerip Soemohardjo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 10 Desember 1964 Keppres No. 314 Tahun 1964
35 Soepomo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 14 Mei 1965 Keppres No. 123 Tahun 1965
36 Kusumah Atmaja Pahlawan Kemerdekaan Nasional 14 Mei 1965 Keppres No. 124 Tahun 1965
37 Ahmad Yani Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
38 Raden Soeprapto Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
39 Mas Tirtodarmo Harjono Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
40 Siswondo Parman Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
41 Donald Isaac Panjaitan Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
42 Sutoyo Siswomiharjo Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
43 Pierre Tendean Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
44 Karel Satsuit Tubun Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 114/KOTI/1965
45 Katamso Darmokusumo Pahlawan Revolusi 19 Oktober 1965 Keppres No. 118/KOTI/1965
46 Sugiono Pahlawan Revolusi 19 Oktober 1965 Keppres No. 118/KOTI/1965
47 Sutan Syahrir Pahlawan Nasional 9 April 1966 Keppres No. 76 Tahun 1966
48 Raden Eddy Martadinata Pahlawan Nasional 7 Oktober 1966 Keppres No. 220 Tahun 1966
49 Dewi Sartika Pahlawan Nasional 1 Februari 1966 Keppres No. 252 Tahun 1966
50 Wilhelmus Zakaria Johannes Pahlawan Nasional 27 Maret 1968 Keppres No. 6/TK/1968
51 Antasari Pahlawan Nasional 27 Maret 1968 Keppres No. 06/TK/1968
52 Usman Janatin Pahlawan Nasional 17 Oktober 1968 Keppres No. 50/TK/1968
53 Harun bin Said (Thohir bin Mandar) Pahlawan Nasional 17 Oktober 1968 Keppres No. 50/TK/1968
54 Basuki Rahmat Pahlawan Nasional 9 November 1969 Keppres No. 10/TK/1969
55 Arie Frederik Lasut Pahlawan Nasional 20 Mei 1969 Keppres No. 12/TK/1969
56 Martha Christina Tiahahu Pahlawan Nasional 20 Mei 1969 Keppres No. 12/TK/1969[7]
57 Maria Walanda Maramis Pahlawan Nasional 20 Mei 1969 Keppres No. 12/TK/1969
58 Supeno Pahlawan Nasional 13 Juli 1970 Keppres No. 39/TK/1970
59 Ageng Tirtayasa Pahlawan Nasional 1 Agustus 1970 Keppres No. 45/TK/1970
60 Wage Roedolf Soepratman Pahlawan Nasional 20 Mei 1971 Keppres No. 16/TK/1971
61 Nyai Ahmad Dahlan Pahlawan Nasional 22 September 1971 Keppres No. 42/TK/1971
62 Zainal Mustafa Pahlawan Nasional 6 November 1972 Keppres No. 64/TK/1972
63 Hasanuddin Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
64 Pattimura Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
65 Diponegoro Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
66 Tuanku Imam Bonjol Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
67 Teungku Chik di Tiro Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
68 Teuku Umar Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
69 Wahidin Soedirohoesodo Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
70 Oto Iskandar di Nata Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
71 Robert Wolter Monginsidi Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
72 Mohammad Yamin Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
73 Yos Sudarso Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
74 Prof. Dr. Suharso Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
75 Abdulrachman Saleh Pahlawan Nasional 9 November 1974 Keppres No. 71/TK/1974
76 Agustinus Adisucipto Pahlawan Nasional 9 November 1974 Keppres No. 71/TK/1974
77 Teuku Nyak Arief Pahlawan Nasional 9 November 1974 Keppres No. 71/TK/1974
78 Nyi Ageng Serang Pahlawan Nasional 13 Desember 1974 Keppres No. 84/TK/1974
79 Rasuna Said Pahlawan Nasional 13 Desember 1974 Keppres No. 84/TK/1974
80 Halim Perdanakusuma Pahlawan Nasional 9 Agustus 1975 Keppres No. 63/TK/1975
81 Iswahyudi Pahlawan Nasional 9 Agustus 1975 Keppres No. 63/TK/1975
82 I Gusti Ngurah Rai Pahlawan Nasional 9 Agustus 1975 Keppres No. 63/TK/1975
83 Suprijadi Pahlawan Nasional 9 Agustus 1975 Keppres No. 63/TK/1975
84 Agung Hanyokrokusumo Pahlawan Nasional 3 November 1975 Keppres No. 106/TK/1975
85 Untung Suropati Pahlawan Nasional 3 November 1975 Keppres No. 106/TK/1975
86 Amir Hamzah Pahlawan Nasional 3 November 1975 Keppres No. 106/TK/1975
87 Thaha Sjaifuddin Pahlawan Nasional 24 Oktober 1977 Keppres No. 79/TK/1977
88 Mahmud Badaruddin II Pahlawan Nasional 29 Oktober 1984 Keppres No. 63/TK/1984
89 Soekarno Pahlawan Proklamator

Pahlawan Nasional
23 Oktober 1986

7 November 2012
Keppres No. 81/TK/1986

Keppres No. 83/TK/2012
90 Mohammad Hatta Pahlawan Proklamator

Pahlawan Nasional
23 Oktober 1986

7 November 2012
Keppres No. 81/TK/1986

Keppres No. 84/TK/2012
91 Soeroso R.P Pahlawan Nasional 23 Oktober 1986 Keppres No. 81/TK/1986
92 Radin Inten II Pahlawan Nasional 23 Oktober 1986 Keppres No. 81/TK/1986
93 Mangkunegara I Pahlawan Nasional 17 Agustus 1988 Keppres No. 48/TK/1988
94 Hamengkubuwana IX Pahlawan Nasional 30 Juli 1990 Keppres No. 53/TK/1990
95 Iskandar Muda Pahlawan Nasional 14 September 1993 Keppres No. 77/TK/1993
96 I Gusti Ketut Jelantik Pahlawan Nasional 15 September 1993 Keppres No. 77/TK/1993
97 Frans Kaisiepo Pahlawan Nasional 14 September 1993 Keppres No. 77/TK/1993
98 Silas Papare Pahlawan Nasional 14 September 1993 Keppres No. 77/TK/1993
99 Marthen Indey Pahlawan Nasional 14 September 1993 Keppres No. 77/TK/1993
100 Nuku Muhammad Amiruddin Pahlawan Nasional 7 Agustus 1995 Keppres No. 71/TK/1995
101 Tuanku Tambusai Pahlawan Nasional 7 Agustus 1995 Keppres No. 71/TK/1995
102 Syech Yusuf Tajul Khalwati Pahlawan Nasional 7 Agustus 1995 Keppres No. 71/TK/1995
103 Siti Hartinah Pahlawan Nasional 30 Juli 1996 Keppres No. 60/TK/1996
104 Raja Haji Fisabilillah Pahlawan Nasional 11 Agustus 1997 Keppres No. 72/TK/1997
105 Adam Malik Pahlawan Nasional 6 November 1998 Keppres No. 107/TK/1998
106 Tjilik Riwut Pahlawan Nasional 6 November 1998 Keppres No. 108/TK/1998
107 La Madukelleng Pahlawan Nasional 6 November 1998 Keppres No. 109/TK/1998
108 Syarif Kasim II Pahlawan Nasional 6 November 1998 Keppres No. 109/TK/1998
109 Ilyas Yakoub Pahlawan Nasional 13 Agustus 1999 Keppres No. 74/TK/1999
110 Hazairin Pahlawan Nasional 13 Agustus 1999 Keppres No. 74/TK/1999
111 Abdul Kadir Pahlawan Nasional 13 November 1999 Keppres No. 114/TK/1999
112 Fatmawati Pahlawan Nasional 4 November 2000 Keppres No. 118/TK/2000
113 Ranggong Daeng Romo Pahlawan Nasional 3 November 2001 Keppres No. 109/TK/2001
114 Hasan Basry Pahlawan Nasional 3 November 2001 Keppres No. 110/TK/2001
115 Abdul Harris Nasution Pahlawan Nasional 6 November 2002 Keppres No. 73/TK/2002
116 Djatikoesoemo Pahlawan Nasional 6 November 2002 Keppres No. 73/TK/2002
117 Andi Djemma Pahlawan Nasional 6 November 2002 Keppres No. 73/TK/2002
118 Pong Tiku Pahlawan Nasional 6 November 2002 Keppres No. 73/TK/2002
119 Iwa Koesoemasoemantri Pahlawan Nasional 6 November 2002 Keppres No. 73/TK/2002
120 Nani Wartabone Pahlawan Nasional 6 November 2003 Keppres No. 85/TK/2003
121 Maskoen Soemadiredja Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
122 Andi Mappanyukki Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
123 Ali Haji Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
124 Achmad Rifai Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
125 Gatot Mangkoepradja Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
126 Ismail Marzuki Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
127 Kiras Bangun Pahlawan Nasional 7 November 2005 Keppres No. 82/TK/2005
128 Bagindo Azizchan Pahlawan Nasional 7 November 2005 Keppres No. 82/TK/2005
129 Andi Abdullah Bau Massepe Pahlawan Nasional 7 November 2005 Keppres No. 82/TK/2005
130 Teuku Mohammad Hasan Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
131 Tirto Adhi Soerjo Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
132 Noer Alie Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
133 Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
134 Opu Daeng Risadju Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
135 Izaak Huru Doko Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
136 Hamengkubuwana I Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
137 Andi Sultan Daeng Raja Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
138 Adenan Kapau Gani Pahlawan Nasional 9 November 2007 Keppres No. 66/TK/2007
139 Ida Anak Agung Gde Agung Pahlawan Nasional 9 November 2007 Keppres No. 66/TK/2007
140 Moestopo Pahlawan Nasional 9 November 2007 Keppres No. 66/TK/2007
141 Slamet Riyadi Pahlawan Nasional 9 November 2007 Keppres No. 66/TK/2007
142 Muhammad Natsir Pahlawan Nasional 6 November 2008 Keppres No. 41/TK/2008
143 Abdul Halim Pahlawan Nasional 6 November 2008 Keppres No. 41/TK/2008
144 Sutomo Pahlawan Nasional 6 November 2008 Keppres No. 41/TK/2008
145 Jahja Daniel Dharma Pahlawan Nasional 9 November 2009 Keppres No. 58/TK/2009
146 Herman Johannes Pahlawan Nasional 9 November 2009 Keppres No. 58/TK/2009
147 Achmad Subardjo Pahlawan Nasional 9 November 2009 Keppres No. 58/TK/2009
148 Johanes Leimena Pahlawan Nasional 11 November 2010 Keppres No. 52/TK/2010
149 Johannes Abraham Dimara Pahlawan Nasional 11 November 2010 Keppres No. 52/TK/2010
150 Syafruddin Prawiranegara Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
151 Idham Chalid Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
152 Haji Abdul Malik Karim Amrullah Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
153 Ki Sarmidi Mangunsarkoro Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
154 I Gusti Ketut Pudja Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
155 Pakubuwana X Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
156 Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
157 Radjiman Wedyodiningrat Pahlawan Nasional 6 November 2013 Keppres No. 68/TK/2013
158 Lambertus Nicodemus Palar Pahlawan Nasional 6 November 2013 Keppres No. 68/TK/2013
159 Tahi Bonar Simatupang Pahlawan Nasional 6 November 2013 Keppres No. 68/TK/2013

Not Angka Lagu Bunda

visibilityView Article
Not Angka Lagu Bunda. Mellyana Goeslaw Hoed, lebih akrab dengan panggilan panggung Melly Goeslaw (lahir 7 Januari 1974; umur 39 tahun) adalah seorang penyanyi dan penulis lagu berkebangsaan Indonesia yang banyak digandrungi oleh penyanyi-penyanyi lainnya. Putri tunggal dari pasangan Ersi Sukaesih dan (Alm) Melky Goeslaw serta istri dari Anto Hoed ini telah sukses menciptakan banyak lagu, ia pun seperti itu karena ia mengikuti darah yang mengalir dari ayahnya yang sangat ternama di masa itu, Melky Goeslaw, yang sesungguhnya tak pernah hidup bersama dalam kehidupan anaknya.

Salah satu lagu Melly yang melegenda adalah lagu dengan judul "Bunda". Makna lirik lagu Bunda ini sangat dalam dan menyentuh perasaan, saat mendengarkan lagu tersebut. Dalam, sangat dalam maknanya, bila dihayati akan membawa kedalam sebuah kepiluan dan kerinduan akan sosok seorang bunda. Suatu perasaan terdalam manusia yang membuatnya rela berkorban apa saja demi kebahagiaan orang yang dicintainya. Pengorbanan-nya itu tulus, tidak mengharap balasan.

Berikut not angka lagu "Bunda"
Berikut lirik lagu "Bunda"
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandang gambar diri 
Kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat cerita semua orang
Tentang riwayatku

Nada-nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangis nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci

Tlah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang
Oh bunda ada dan tiada
Dirimu kan selalu ada di dalam hatiku…

Lagu Kebangsaan

visibilityView Article
Lagu Kebangsaan. Lagu kebangsaan adalah lagu yang diakui menjadi suatu lagu resmi dan menjadi simbol suatu negara. Lagu kebangsaan dapat membentuk identitas nasional suatu negara dan dapat digunakan sebagai ekspresi dalam menunjukkan nasionalisme dan patriotisme. Lagu kebangsaan bisa diakui oleh konstitusi, undang-undang, ataupun tanpa hukum resmi dari pemerintah yang mengatur dan hanya berdasar pada konsesi masyarakat saja. Selain itu, lagu kebangsaan biasanya merupakan satu-satunya lagu resmi suatu negara atau daerah yang menjadi ciri khasnya.

Penggunaan Lagu Kebangsaan
Lagu kebangsaan biasanya digunakan dalam kegiatan resmi, seperti.
  • Dalam aktivitas olahraga antarnegara, seperti misalnya olimpiade, lagu kebangsaan negara pemenang medali emas akan diperdengarkan saat upacara pemberian medali, dan dalam pertandingan sepakbola seperti pada Piala Dunia, lagu kebangsaan dari negara yang bermain akan diperdengarkan sebelum pertandingan dimulai.
  • Lagu kebangsaan dimainkan dalam upacara pengibaran bendera, dan di beberapa negara, lagu kebangsaan luga dimainkan saat dimulainya dan selesainya siaran televisi. Seperti di Thailand, lagu kebangsaan dimainkan pada pukul 8 pagi dan 6 sore lewat pengeras suara pada kantor pemerintahan dan di tempat umum.
  • Beberapa negara menetapkan protokol dan hal-hal yang harus dilakukan apabila lagu kebangsaan didengarkan, yang mengharuskan masyarakat yang mendengar lagu kebangsaan untuk berdiri dan melepas topi, mendengarkannya secara khidmat dan menghormati lagu kebangsaan yang dimainkan.  

Lagu kebangsaan Indonesia Raya memiliki tata cara penggunaan tersendiri, antara lain sebagai berikut.
  1. Lagu Kebangsaan dapat dinyanyikan dengan diiringi alat musik, tanpa diiringi alat
    musik, ataupun diperdengarkan secara instrumental.;
  2. Lagu Kebangsaan yang diiringi alat musik, dinyanyikan lengkap satu strofe, dengan satu kali ulangan pada refrein.;
  3. Lagu Kebangsaan yang tidak diiringi alat musik, dinyanyikan lengkap satu stanza pertama, dengan satu kali ulangan pada bait ketiga stanza pertama.;
  4. Apabila Lagu Kebangsaan dinyanyikan lengkap tiga stanza, bait ketiga pada stanza kedua dan stanza ketiga dinyanyikan ulang satu kali.;
  5. Setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak dengan sikap hormat.;
  6. Dalam hal Presiden atau Wakil Presiden Republik Indonesia menerima kunjungan kepala negara atau kepala pemerintahan negara lain, lagu kebangsaan negara lain diperdengarkan lebih dahulu, selanjutnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Dalam hal Presiden Republik Indonesia menerima duta besar negara lain dalam upacara penyerahan surat kepercayaan, lagu kebangsaan negara lain diperdengarkan pada saat duta besar negara lain tiba, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan pada saat duta besar negara lain akan meninggalkan istana.
Berikut ini daftar lagu kebangsaan beberapa negara di dunia
Negara Lagu kebangsaan Tahun diadopsi Lirik Musik
Afganistan Sououd-e-Melli 2006 Abdul Bari Jahani Babrak Wassa
Afrika Selatan Lagu kebangsaan Afrika Selatan 1994 Enoch Sontonga dan Cornelius Jacob Langenhoven Enoch Sontonga dan Lourens de Villiers
Albania Hymni i Flamurit 1912 Aleksander Stavre Drenova Ciprian Porumbescu
Aljazair Qassaman 1962 Moufdi Zakaria Mohamed Fawzi
Amerika Serikat The Star-Spangled Banner 1931 Francis Scott Key John Stafford Smith
Andorra El Gran Carlemany 1914 Enric Marfany Bons Juan Benlloch y Vivó
Angola Angola Avante 1975 Manuel Rui Alves Monteiro Rui Alberto Vieira Dias Mingas
Antigua dan Barbuda Fair Antigua, We Salute Thee 1981 Novelle Hamilton Richards Walter Garnet Picart Chambers
Arab Saudi Aash Al Maleek 1950 Ibrahim Khafaji Abdul Rahman Al-Khateeb
Argentina Oid, Mortales 1813 Vicente López y Planes Blas Parera
Armenia Mer Hayrenik 1918, 1991 Mikael Nalbandian Barsegh Kanachyan
Australia Advance Australia Fair 1984 Peter Dodds McCormick Peter Dodds McCormick
Austria Land der Berge, Land am Strome 1947 Paula von Preradovic Wolfgang Amadeus Mozart/Johann Holzer
Azerbaijan Az?rbaycan marsi 1992 Ahmed Javad Uzeyir Hajibeyov
Bahama March On, Bahamaland 1973 Timothy Gibson Timothy Gibson
Bahrain Bahrainona 1971 Mohamed Sudqi Ayyash tidak diketahui
Bangladesh Amar Sonar Bangla 1972 Rabindranath Tagore Rabindranath Tagore
Barbados In Plenty and In Time of Need 1966 Irving Burgie C. Van Roland Edwards
Belanda Wilhelmus van Nassouwe 1932 tidak diketahui Adrianus Valerius
Belarus My Belarusy 1955 Michael Klimovich Nestar Sakalowski
Belgia La Brabançonne 1830 Louis-Alexandre Dechet François Van Campenhout
Belize Land of the Free 1981 Samuel Alfred Haynes Selwyn Walford Young
Benin L'Aube Nouvelle 1960 Gilbert Jean Dagnon Gilbert Jean Dagnon
Bhutan Druk tsendhen 1953 Dasho Gyaldun Thinley Aku Tongmi
Bolivia Bolivianos, el hado propicio 1852 José Ignacio de Sanjinés Leopoldo Benedetto Vincenti
Bosnia-Herzegovina Intermeco 1999 Dušan Šestic
Botswana Fatshe leno la rona 1966 Kgalemang Tumedisco Motsete Kgalemang Tumedisco Motsete
Brasil Hino Nacional Brasileiro 1822 Joaquim Osório Duque Estrada Francisco Manuel da Silva
Britania Raya God Save the Queen 1745 tidak diketahui tidak diketahui
Brunei Allah Peliharakan Sultan 1951 Pengiran Haji Mohamed Yusuf bin Abdurrahman Awang Haji Besar bin Sangap
Bulgaria Mila Rodino 1964 Tsvetan Radoslavov Tsvetan Radoslavov
Burkina Faso Une Seule Nuit 1984 Thomas Sankara Thomas Sankara
Burundi Burundi bwacu 1962 Jean-Baptiste Ntahokaja Marc Barengayabo
Republik Ceko Kde domov muj? 1918 Josef Kajetán Tyl František Škroup
Chad La Tchadienne 1960 Louis Gidrol Paul Villard
Chili Himno Nacional de Chile 1828 Eusebio Lillo Ramón Carnicer
Republik Rakyat Cina Barisan Para Sukarelawan   1982 (resmi)
2004 (konstitusional)
Tian Han Nie Er
Denmark Der er et Yndigt Land 1835 Adam Oehlenschläger Hans Ernst Krøyer
Djibouti Lagu kebangsaan Djibouti 1977 Aden Elmi Abdi Robleh
Dominika Isle of Beauty, Isle of Splendour 1978 Wilfred Oscar Morgan Pond Lemuel McPherson Christian
Ekuador Salve, Oh Patria 1948 Juan León Mera Antonio Neumane
El Salvador Saludemos la Patria orgullosos 1879 Juan José Cañas Juan Aberle
Estonia Mu isamaa, mu õnn ja rõõm 1920 Johann Voldemar Jannsen Fredrik Pacius
Ethiopia Whedefit Gesgeshi Woude Henate Ethiopia 1992 Dereje Melaku Mengesha Solomon Lulu Mitiku
Fiji God Bless Fiji 1970 Michael Francis Alexander Prescott Charles Austin Miles
Filipina Lupang Hinirang 1898 José Palma Julián Felipe
Finlandia Maamme/Vårt land 1867 Johan Runeberg Fredrik Pacius
Gabon La Concorde 1960 Georges Aleka Damas Georges Aleka Damas
Gambia For The Gambia Our Homeland 1965 Virginia Julie Howe Jeremy Frederick Howe
Georgia Tavisupleba 2004 David Magradze Zakaria Paliashvili
Ghana God Bless Our Homeland Ghana 1957 Michael Kwame Gbordzoe Philip Gbeho
Grenada Hail Grenada 1974 Irva Merle Baptiste Louis Arnold Masanto
Guatemala Guatemala Feliz 1896 José Joaquín Palma Rafael Álvarez Ovalle
Guinea Liberté 1958 tidak diketahui Kodofo Moussa
Guinea-Bissau Esta é a Nossa Pátrai Bem Amada 1974 Amílcar Cabral Xiao He
Guinea Ekuatorial Caminemos Pisando la Senda de Nuestra Inmensa Felicidad 1968 Atanasio Ndongo Miyone Atanasio Ndongo Miyone
Guyana Dear Land of Guyana, of Rivers and Plains 1966 Archibald Leonard Luker Robert Cyril Gladstone Potter
Haiti La Dessalinienne 1904 Justin Lhérisson Nicolas Geffrard
Honduras Tu bandera es un lampo de cielo 1915 Augusto Constancio Coello Carlos Hartling
Hungaria Himnusz 1844 Ferenc Kölcsey Ferenc Erkel
Islandia Lofsöngur 1944 Matthías Jochumsson Sveinbjörn Sveinbjörnsson
India Jana-Gana-Mana   1950 Rabindranath Tagore Rabindranath Tagore
Indonesia Indonesia Raya 1945 Wage Rudolf Supratman Wage Rudolf Supratman
Iran Sorood-e Jomhoori-e Eslami 1990 kolektif Hassan Riyahi
Irak Mawtini 2004 Ibrahim Touqan Mohammed Flayfel
Irlandia Amhrán na bhFiann 1926 Peadar Kearney dan Liam Ó Rinn Peadar Kearney and Patrick Heeney
Israel Hatikvah 1948 (de facto)
2004 (de jure)
Naftali Herz Imber Samuel Cohen
Italia Inno di Mameli 1946 (de facto) Goffredo Mameli Michele Novaro
Jamaika Jamaica, Land We Love 1962 Hugh Braham Sherlock Robert Charles Lightbourne
Jepang Kimigayo  1999 (de jure) Hiromori Hayashi
Jerman Das Lied der Deutschen 1922 August Heinrich Hoffmann von Fallersleben Joseph Haydn
Kamboja Nokoreach 1941 Samdach Chuon Nat F. Perruchot dan J. Jekyll
Kamerun Chant de Ralliement 1957 René Djam Afame, Samuel Minkio Bamba, Moïse Nyatte Nko'o dan Dr Benard Nsokika Fonlon René Djam Afame
Kanada O Canada 1980 Adolphe-Basile Routhier dan Robert Stanley Weir Calixa Lavallée
Kazakhstan Meniñ Qazaqstanim 2006 Zhumeken Nazhimedenov (lalu dimodifikasi oleh Nursultan Nazarbayev) Shamshi Kaldayakov
Kenya Ee Mungu Nguvu Yetu 1963 Graham Hyslop, G. W. Senoga-Zake, Thomas Kalume, Peter Kibukosya, dan Washington Omondi Komisi lagu kebangsaan
Kiribati Teirake kaini Kiribati 1979 Urium Tamuera Ioteba Urium Tamuera Ioteba
Kolombia Oh Gloria inmarcesible 1886 Rafael Núñez Oreste Sindici
Komoros Udzima wa ya Masiwa 1978 Said Hachim Sidi Abderemane Said Hachim Sidi Abderemane dan Kamildine Abdallah
Kongo La Congolaise 1959, 1991 Jacques Tondra dan Georges Kibanghi Jean Royer dan Joseph Spadilière
Korea Selatan Aegukga   1947 Ahn Eak-tae
Korea Utara Aegukka (Korea Utara) 1948 Pak Seyong Kim Won'gyun
Kosta Rika Noble patria, tu hermosa bandera 1853 José María Zeledón Brenes Manuel María Gutiérrez
Kroasia Lijepa nasa domovino 1972 Antun Mihanovic Josip Runjanin
Kuba La Bayamesa 1902 Perucho Figueredo Perucho Figueredo
Laos Pheng Xat Lao 1947 Sisana Sisane Thongdy Sounthonevichit
Latvia Dievs, Sveti Latviju 1920 Karlis Baumanis Karlis Baumanis
Lebanon Lagu kebangsaan Lebanon 1927 Rashid Nakhle Wadih Sabra
Lesotho Lesotho Fatse La Bontata Rona 1966 François Coillard Ferdinand-Samuel Laur
Liberia All Hail, Liberia Hail 1847 Daniel Bashiel Warner Olmstead Luca
Libya Libya, Libya, Libya 2011 Al Bashir Al Arebi Mohammed Abdel Wahab
Liechtenstein Oben am jungen Rhein 1963 Jakob Josef Jauch tidak diketahui
Lithuania Tautiska Giesme 1919 Vincas Kudirka Vincas Kudirka
Luxemburg Ons Hémécht 1895 Michel Lentz Jean Antoine Zinnen
Makedonia Denes nad Makedonija 1992 Vlado Maleski Todor Skalovski
Madagaskar Ry Tanindraza nay malala ô 1958 Pasteur Rahajason Norbert Raharisoa
Malawi Mlungu salitsani Malawi 1964 Michael-Fredrick Paul Sauka Michael-Fredrick Paul Sauka
Maladewa Gaumee Salaam 1972 Muhammad Jameel Didi Pandit Wannakuwattawaduge Don Amaradeva
Malaysia Negaraku 1957 kolektif French Pierre Jean de Beranger (dari lagu Allah Lanjutkan Usia Sultan)
Mali Pour L'Afriquue et pour toi, Mali 1962 Seydou Badian Kouyate Banzumana Sissoko
Malta L-Innu Malti 1964 Dun Karm Psaila Robert Samut
Kepulauan Marshall Forever Marshall Islands 1991 Amata Kabua Amata Kabua
Mauritius Motherland 1968 Jean Georges Prosper Philippe Gentil
Meksiko Lagu kebangsaan Meksiko 1943 Francisco González Bocanegra Jaime Nunó
Mesir Biladi, Biladi, Biladi  1979 Sayed Darwish Sayed Darwish
Mikronesia Patriots of Micronesia 1991 tidak diketahui dari lagu tradisional Jerman, Ich hab' mich ergeben
Moldova Limba noastra 1994 Alexei Mateevici Alexandru Cristea
Monako Hymne Monégasque 1848 Louis Notari Charles Albrecht
Mongolia Lagu kebangsaan Mongolia 1950 Tsendiin Damdinsüren Bilegiin Damdinsüren Luvsanjyamts Murdorj
Montenegro Oj, svijetla majska zoro 2004 lagu tradisional Žarko Mirkovic
Maroko Hymne Cherifien 1956 Ali Squalli Houssaini Léo Morgan
Mozambik Pátria Amada 2002 Salomão J. Manhiça tidak diketahui
Myanmar Kaba Ma Kyei 1948 Saya Tin Saya Tin
Namibia Namibia, Land of the Brave 1991 Axali Doëseb Axali Doëseb
Nauru Nauru Bwiema 1968 Margaret Hendrie Laurence Henry Hicks
Nepal Sayaun Thunga Phool Ka 2007 Byakul Maila Amber Gurung
Nikaragua Salve a ti, Nicaragua 1918 Salomón Ibarra Mayorga Luis A. Delgadillo
Niger La Nigerienne 1961 Maurice Albert Thiriet Robert Jacquet dan Nicolas Abel François Frionnet
Nigeria Arise Oh Compatriots, Nigeria's Call Obey 1978 John A. Ilechukwu, Eme Etim Akpan, B. A. Ogunnaike, Sotu Omoigui, dan P. O. Aderibighe Band Polisi Nigeria dibawah kepemimpinan B. E. Odiase
Norwegia Ja, vi elsker dette landet Bjørnstjerne Bjørnson Rikard Nordraak
Oman The Sultan's Anthem 1932 Rashid bin Uzayyiz Al Khusaidi James Frederick Mills
Pakistan Qaumi tarana 1954 Hafeez Jullundhri Ahmed Ghulamali Chagla
Panama Himno Istemño (Hymne Isthmus) 1925 Jeronimo de la Ossa Santos Jorge
Papua Nugini O Arise, All You Sons 1975 Tom Shacklady Tom Shacklady
Paraguay Paraguayos, República o Muerte 1933 Francisco Acuña de Figueroa Francisco José Debali
Perancis La Marseillaise 1795 Claude Joseph Rouget de Lisle Claude Joseph Rouget de Lisle
Peru Somos libres, seámoslo siempre 1821 José de la Torre Ugarte y Alarcón Jose Bernardo Alcedo
Polandia Mazurek Dabrowskiego 1926 Józef Wybicki tidak diketahui
Portugal A Portuguesa 1911 Henrique Lopes de Mendonça Alfredo Keil
Puerto Riko La Borinqueña
Republik Afrika Tengah La Renaissance 1960 Barthélémy Boganda Herbert Pepper
Republik Demokrasi Kongo Debout Kongolaise 1960, 1997 Joseph Lutumba Simon-Pierre Boka di Mpasi Londi
Republik Dominika Quisqueyanos valientes 1934 Emilio Prud'Homme Jose Rufino Reyes Siancas
Rumania Desteapta-te, române (Bangunlah, Orang Romania) 1989 Andrei Mure?anu Gheorghe Ucenescu
Rusia Lagu kebangsaan Rusia 2000 Sergey Mikhalkov Alexander Vasilyevich Alexandrov
Rwanda Rwanda rwacu 2002 Faustin Murigo Jean-Bosco Hashakimana
St. Kitts and Nevis Oh Land of Beauty 1983 Kenrick Georges Kenrick Georges
St. Lucia Sons and Daughters of St. Lucia 1979 Charles Jesse Leton Felix Thomas
St. Vincent and the Grenadines St Vincent Land So Beautiful 1979 Phyllis Punnett
Samoa The Banner of Freedom 1962 Sauni Iiga Kuresa Sauni Iiga Kuresa
Sao Tomé and Principe Independência total 1975 Alda Neves da Graça do Espírito Santo Manuel dos Santos Barreto de Sousa e Almeida
Selandia Baru God Defend New Zealand 1977 Thomas Bracken dan Thomas H. Smith John Joseph Woods
Senegal Pincez Tous vos Koras, Frappez les Balafons (Renggut Korasmu, Gempur Si Balafon) 1960 Léopold Sédar Senghor Herbert Pepper
Serbia Boze Pravde 1882 (de facto)

2006 (de jure)
Jovan Ðordevic Davorin Jenko
Sierra Leone High We Exalt Thee, Realm of the Free 1961 Clifford Nelson Fyle John Akar
Singapura Majulah Singapura 1965 Zubir Said Zubir Said
Siprus Imnos pros tin Eleftherian 1960 Dionýsios Solomós Nikolaos Mantzaros
Slovakia Nad Tatrou sa blyská 1918 Janko Matúška
Slovenia Zdravljica (Sulangan) 1989 France Prešeren Stanko Premrl
Kepulauan Solomon God Save Our Solomon Islands 1978 Panapasa Balekana dan Matila Balekana Panapasa Balekana
Spanyol Marcha Real 1770 tidak memiliki lirik
Sri Lanka Sri Lanka Matha 1951 Ananda Samarakoon Ananda Samarakoon
Sudan Nahnu Djundullah Djndulwatan 1956 Sayyed Ahmed dan Mohammed Salih Ahmed Murjan
Sudan Selatan South Sudan Oyee! 2011 Universtias Juba Universitas Juba
Suriname God zij met ons Suriname 1959 Cornelis Atses Hoekstra dan Henry de Ziel Johannes Corstianus de Puy
Swaziland Oh God, Bestower of the Blessings of the Swazi 1968 Andrease Enoke Fanyana Simelane David Kenneth Rycroft
Swedia Du gamla, Du fria (Engkau purba, Engkau bebas, Engkau utara bergunung-gunung) Abad ke-19 Richard Dybeck folk tune
Swiss Swiss Psalm 1961 (de facto)
1981 (de jure)
Leonhard Widmer, Charles Chatelanat, Camillo Valsangiacomo, dan Flurin Camathias Alberich Zwyssig
Suriah Homat el Diyar 1936 Khalil Mardam Bey Mohammed Flayfel and Ahmad Salim Flayfel
Tajikistan Surudi milli 1991 Gulnazar Keldi Suleiman Yudakov
Tanjung Verde Cântico da Liberdade 1996 Amílcar Spencer Lopes Adalberto Higino Tavares Silva
Tanzania Mungu ibariki Afrika 1961 kolektif Enoch Sontonga
Thailand Phleng Chat  1939 Luang Saranupraphan Peter Feit
Timor Leste Pátria 2002 Francisco Borja da Costa Afonso de Araujo
Togo Salut à toi, pays de nos aïeux 1960 Alex Casimir-Dosseh Alex Casimir-Dosseh
Tonga Koe Fasi Oe Tui Oe Otu Tonga 1875 Uelingatoni Ngu Tupoumalohi Karl Gustavus Schmit
Trinidad dan Tobago Forged From The Love of Liberty 1962 Patrick Castagne Patrick Castagne
Tunisia Himat Al Hima (Pembela Tanah Air) 1987 Mustafa Sadiq Al-Rafi'i dan Aboul-Qacem Echebbi Mohammed Abdelwahab
Turki Istiklâl Marsi 1921 Mehmet Akif Ersoy Osman Zeki Üngör
Turkmenistan Independent, Neutral, Turkmenistan State Anthem 2008 kolektif Veli Mukhatov
Tuvalu Tuvalu mo te Atua 1978 Afaese Manoa Afaese Manoa
Uganda Oh Uganda, Land of Beauty 1962 George Wilberforce Kakoma George Wilberforce Kakoma
Ukraina Shche ne vmerla Ukraina 1917 Pavlo Chubynsky Mykhaylo Verbytsky
Uni Emirat Arab Ishy Bilady 1971 Arif Al Sheikh Abdullah Al Hassan Saad Abdel Wahab
Uruguay Orientales, la Patria o la tumba 1938 Francisco Acuña de Figueroa Francisco José Debali
Uzbekistan O`zbekiston Respublikasining Davlat Madhiyasi 1991 Abdulla Aripov Mutal Burhanov
Vanuatu Yumi, Yumi, Yumi 1980 François Vincent Ayssav François Vincent Ayssav
Vatikan Inno e Marcia Pontificale 1949 Antonio Allegra Charles Gounod
Venezuela Gloria al bravo pueblo 1881 Vicente Salias Juan José Landaeta
Vietnam Tien Quan Ca 1945 Van Cao Van Cao
Yaman United Republic 1990 Abdallah Abdulwahab Noman Ayub Tarish
Yordania As-salam al-malaki al-urdoni
Yunani Imnos pros tin Eleftherian 1865 Dionýsios Solomós Nikolaos Mantzaros
Zambia Stand and Sing of Zambia, Proud and Free 1964 kolektif Enoch Sontonga
Zimbabwe Kalibusiswe Ilizwe leZimbabwe (Diberkatilah Tanah Zimbabwe) 1994 Solomon Mutswairo Fred Changundega