Rekomendasi Untuk Anda × +

Berwawancara dengan Narasumber

Wawancara adalah suatu cara mengumpulkan data dengan cara mengajukan pertanyaan langsung kepada seorang informan atau autoritas atau seorang ahli yang berwenang dalam suatu masalah. Beberapa ciri-ciri wawancara antara lain dilakukan secara bertatap muka, dilakukan untuk tujuan mengumpulkan data dan fakta , ada orang yang diwawancarai, dan ada narasumber.

Ada beberapa jenis wawancara yang dapat kita temui dalam kegiatan sehari-jari. Pertama adalah wawancara berita Yaitu berita yang dilakukan untuk memperoleh keterangan, konfirmasi atau penanganan suatu masalah. Kedua wawancara pribadi yaitu wawancara yang dilakukan untuk memperoleh data tentang pribadi dan pemikiran interview.

Ketiga wawancara eksklusif yaitu wawancara yang dilakukan seorang wartawan atau lebih secara khusus berkaitan dengan masalah tertentu. Keempat wawancara sambil lalu Yaitu wawancara yang dilakukan tidak secara khusus dan berlangsung secara kebetulan. Kelima yaitu awancara keliling Yaitu wawancara yang dilakukan dengan menghubungi berbagai interview terpisah namun ada kaitannya dengan berita yang ditulis.

Bentuk percakapan dengan maksud tertentu yang dilakukan dua pihak (pewawancara dan orang yang diwawancarai) dinamakan wawancara. Tujuan wawancara adalah untuk mengungkapkan pendapat tokoh atau narasumber tentang suatu hal. Kegiatan wawancara sebenarnya menjadi efektif dan efisien apabila Anda mengetahui teknik dan rencana wawancara dengan benar. Teknik wawancara bermacam-macam. Jika Anda melakukan wawancara terhadap seseorang, Anda dapat memakai teknik individual atau perorangan. Kegiatan wawancara ini bisa sedikit berbeda tergantung pada orang, tempat, waktu, dan hal yang dibicarakan.

Sebelum melakukan wawancara persiapkan terlebih dahulu hal-hal berikut :
  • Menghubungi orang yang akan diwawancara, baik langsung maupun tidak langsung dan pastikan kesediaannya untuk diwawancarai.
  • Persiapkan daftar pertanyaan yang sesuai dengan pokok-pokok masalah yang akan ditanyakan dalam wawancara. Persiapkan daftar pertanyaan secara baik, gunakan apa menanyakan hal atau benda, siapa menanyakan orang, di mana menanyakan tempat berada, mengapa menanyakan sebab, bagaimana menanyakan keadaan, kapan menanyakan waktu .Pada saat kegiatan wawancara berlangsung usahakan tidak terlalu bergantung pada pertanyaan yang telah disusun (kita dapat mengajukan pertanyaan sesuai dengan suasana percakapan).
  • Berikan kesan yang baik, misalnya datang tepat waktu sesuai perjanjian.
  • Perhatikan cara berpakaian, gaya bicara, dan sikap agar menimbulkan kesan yang simpatik.

Pada saat wawancara Anda perlu memperhatikan pedoman umum pelaksanaan wawancara berikut ini.
  • Mulai wawancara dengan pertanyaan yang ringan dan bersifat umum. Lakukanlah pendekatan tidak langsung pada persoalan, misalnya lebih baik tanyakan dulu soal kesenangan atau hobi tokoh. Jika dia sudah asyik berbicara, baru hubungkan dengan persoalan yang menjadi topik Anda.
  • Dengarkan pendapat dan informasi secara saksama, usahakan tidak menyela agar keterangan tidak terputus. Jangan meminta pengulangan jawaban dari narasumber.
  • Hindari pertanyaan yang berbelit-belit.
  • Hormati petunjuk narasumber dan hindari pertanyaan yang menyinggung dan menyudutkan narasumber.
  • Harus pandai mengambil kesimpulan, artinya tidak semua jawaban dicatat.
  • Beri kesan yang baik setelah wawancara. Jangan lupa mohon diri dan ucapkan terima kasih dan mohon maaf !

Artikel Terkait

Blogger
thumb_up Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments