Alat Pernapasan Beberapa Jenis Hewan

Alat Pernapasan Beberapa Jenis Hewan
Sistem pernapasan atau sistem respirasi adalah sistem organ yang digunakan untuk pertukaran gas. Pada hewan berkaki empat, sistem pernapasan umumnya termasuk saluran yang digunakan untuk membawa udara ke dalam paru-paru di mana terjadi pertukaran gas. Pernapasan pada hewan pada dasarnya pernapasan pada hewan sama dengan pernapasan pada manusia, Oksigen yang di gunakan sebagai proses oksidasi yang menghasilkan energi dan mengeluarkan CO2 serta Uap Air yang merupakan zat-zat sisa dari proses pernapasan. Berikut ini pernapasan pada beberapa hewan

1. Alat Pernapasan Pada Burung
Saluran pernapasan burung terdiri dari lubang hidung, trakea, bronkus, paru-paru, dan kantong udara. Kantong udara ini berhubungan dengan paru-paru. Umumnya, kantong udara pada burung berjumlah sembilan buah, yaitu dua buah kantong udara di leher, sebuah kantong udara antartulang selangka, dua buah kantong udara dada depan, dua buah kantong udara dada belakang, dan dua buah kantong udara perut.

Kantong udara berfungsi untuk membantu burung bernapas saat terbang, membantu membesarkan ruang siring sehingga dapat memperbesar dan memperkeras suara, menyelubungi alat-alat dalam rongga tubuh sehingga tidak kedinginan, dan membantu mencegah hilangnya panas tubuh yang terlalu besar.
pundi pundi burung
Trakea bercabang menjadi bronkus kiri dan kanan. Paru-paru pada burung dibungkus oleh selaput paru-paru (pleura) dan berhubungan dengan kantung udara. Paru-paru burung tidak mempunyai alveoli tetapi diganti dengan pembuluh udara yang disebut parabronki. Saluran udara pada parabronki bercabang-cabang, yaitu berupa pembuluh kapiler udara yang berdampingan dengan kapiler darah.

Pada bagian bawah trakea, yaitu pada percabangan tenggorokan, terdapat alat suara atau siring. Siring memiliki selaput yang akan bergetar dan menghasilkan bunyi bila dilewati udara.

2. Alat Pernapasan Reptil
Secara umum reptilia bernapas menggunakan paru-paru. Tetapi pada beberapa reptilia, pengambilan oksigen dibantu oleh lapisan kulit disekitar kloaka. Gas O2 dalam udara masuk melalui lubang hidung => rongga mulut => anak tekak => trakea yang panjang => bronkiolus dalam paru-paru. Dari paru-paru, O2 diangkut darah menuju seluruh jaringan tubuh. Dari jaringan tubuh, gas CO2 diangkut darah menuju jantung untuk dikeluarkan melalui paru-paru => bronkiolus => trakea yang panjang => anak tekak => rongga mulut => lubang hidung. Pada Reptilia yang hidup di air, lubang hidung dapat ditutup ketika menyelam.
Kura kura
Paru-paru reptilia lebih sederhana, hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif. Pada kadal, kura-kura, dan buaya paru-paru lebih kompleks, dengan beberapa belahan - belahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. Paru-paru pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara.

3. Pernapasan Pada Ikan
Ikan bernapas menggunakan insang yang tersusun atas empat pasang lengkung insang. Masing-masing lengkung memiliki dua baris filamen yang tersusun atas lempengan pipih disebut dengan lamela. Lamela meningkatkan luas permukaan respirasi yang tersusun atas membran tipis dan banyak mengandung jaringan kapiler pembuluh darah tepat dibawahnya.
ikan
Sebagian besar ikan memiliki insang internal, karena ditutupi oleh operkulum sehingga tak tampak dari luar. Semua jenis ikan bertulang keras (ikan mas, gurame, dll) memiliki operkulum. Sedang beberapa ikan memiliki tipe insang eksternal karena tidak memiliki penutup insang (operkulum) sehingga celah insangnya tampak dari luar, seperti pda hiu, pari.

Ikan memiliki gelembung renang yang   berguna sebagai penyimpan oksigen dan pengatur gerak naik turun. Bagi ikan yang hidup ditempat yang kurang air (lumpur) mempunyai lipatan - lipatan insang disebut labirin. Labirin dapat menyimpan cadangan oksigen.

4. Pernapasan pada Serangga
Organ pernapasan serangga adalah saluran-saluran udara yang disebut trakea.Trakea merupakan saluran masuk udara dari luar tubuh yang lubangnya (spirakel) terdapat pada bagian bawah abdomen/ perut. Trakea akan membentuk percabangan yang disebut trakeola yang akan menjangkau hampir setiap sel-sel tubuhnya.

Di ujung trakeola inilah akan terjadi pertukaran O2 dari luar tubuh dengan CO2 yang berasal dari dalam tubuh. Ujung trakeola memiliki semacam cairan yang akan membuat trakeola selalu basah agar proses difusi O2 dapat berjalan lancar Jalannya pernapasan pada serangga adalah sebagai berikut.
  1. Udara bersih masuk tubuh serangga melalui spirakel
  2. Udara mengalir melalui trakea
  3. Udara kemudian mengalir menuju trakeola
  4. Terjadi pertukaran oksigen dan karbondioksida pada trakeola
  5. Udara kotor yang mengandung karbondioksida keluar tubuh dengan melewati trakeola dan trakea.
serangga
Tidak hanya serangga yang hidup di darat bernapas dengan bantuan sistem trakea, serangga yang hidup di air juga memiliki sistem trakea dan beberapa alat bantu pernafasan lain. Beberapa serangga seperti larva nyamuk yang hidup di air, mendapatkan oksigen dari permukaan air melalui tabung pernapasan yang terhubung dengan rongga sistem trakea. Serangga yang dapat masuk dan bertahan di air dalam waktu yang cukup lama, memiliki gelembung udara yang memungkinkan serangga bernapas di dalam air.

5. Pernapasan pada Amphibi
Katak muda (berudu) menggunakan insang untuk mengambil O2 yang terlarut dalam air. Setelah dewasa, katak bernapas menggunakan selaput rongga mulut, paru-paru, dan kulit.

Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karena tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring, lubang hidung terbuka dan glotis tertutup, sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis.

Pernapasan dengan kulit dilakukan secara difusi. Pernapasan dengan kulit berlangsung secara efektif baik di air maupun di darat. Oksigen (O2) yang masuk lewat kulit akan diangkut melalui vena kulit paru-paru (vena pulmo kutanea) menuju ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Sebaliknya karbon dioksida (CO2) dari jaringan akan dibawa ke jantung, dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru melalui arteri kulit paru-paru (arteri pulmo kutanea). Dengan demikian, pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi di kulit.
katak
Katak juga bernapas dengan paru-paru, tetapi belum sebaik paru-paru Mammalia. Paru paru katak berupa sepasang kantung tipis yang elastis sehingga udara pernapasan dapat berdifusi, dan dindingnya banyak dikelilingi kapiler darah. Paru-paru dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. Pernapasan pada katak meliputi proses inspirasi dan ekspirasi yang berlangsung pada saat mulut dalam keadaan tertutup. Mekanisme pernapasan ini diatur oleh otot-otot pernapasan, yaitu: otot rahang bawah (submandibularis), sternohioideus, geniohioideus, dan otot perut.

6. Pernapasan Pada Cacing
Cacing tanah bernapas melalui permukaan kulitnya. Di permukaan kulit cacing tanah terdapat banyak sekali pembuluh darah, dan menghasilkan lendir. Kondisi kulit yang selalu lembab inilah yang membuat proses penyerapan oksigen berlangsung dengan lebih baik. Oksigen yang diserap melalui kulit akan langsung diikat oleh hemoglobin  yang terkandung dalam darah cacing untuk diedarkan ke seluruh tubuhnya.
cacing
Gas hasil respirasi yaitu karbondioksida dikeluarkan kembali juga melalui permukaan kulit. Nah, karena respirasi cacing dilakukan melalui permukaan kulitnya ( integument ), maka respirasi cacing disebut respirasi integumenter.

7. Pernapasan pada Mamalia
Organ pernapasan pada mamalia sama dengan organ pernapasan pada manusia. Alat pernapasan mamalia terdiri atas rongga hidung, batang tenggorok, dan paru-paru. Pada waktu bernapas, udara masuk melewati rongga hidung. Dari rongga hidung udara masuk ke trakhea , dan selanjutnya ke paru-paru. Udara yang kaya oksigen akan diikat darah dalam alveolus

Alveolus juga melepaskan gas karbon dioksida sisa pernapasan. Mamalia juga ada yang hidup di air, misalnya ikan paus. Ikan paus bernapas dengan paru-paru. Ikan paus sering muncul ke permukaan air. Ikan paus muncul ke permukaan air untuk menghirup dan mengembuskan udara. Embusan udara biasanya disertai dengan semburan uap air. Uap air tertimbun di dalam paruparunya selama menyelam di dalam air

Soal UKK Matematika Kelas V

Soal UKK Matematika Kelas V
Soal UKK Matematika Kelas V. Sebentar lagi Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) akan segera datang. Tidak ada salahnya untuk belajar mulai dari sekarang agar lebih siap dalam menghadapi ulangan kenaikan kelas. Dalam soal latihan ulangan ini saya susun berdasarkan Kompetensi Dasar Matematika kelas V semester 2, antara lain sebagai berikut.
  • 5.1 Mengubah pecahan ke bentuk persen dan desimal serta sebaliknya
  • 5.2 Menjumlahkan dan mengurangkan berbagai bentuk pecahan
  • 5.3 Mengalikan dan membagi berbagai bentuk pecahan
  • 5.4 Menggunakan pecahan dalam masalah perbandingan dan skala
  • 6.1 Mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar
  • 6.2 Mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang
  • 6.3 Menentukan jaring-jaring berbagai bangun ruang sederhana
  • 6.4 Menyelidiki sifat-sifat kesebangunan dan simetri
  • 6.5 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bangun datar dan bangun ruang sederhana
A. Pilihlah jawaban yang tepat !
1. Bentuk persen dari 3/20 adalah . . .
  • a. 15%
  • b. 10%
  • c. 20%
  • d. 16%
2. Bentuk pecahan desimal dari 3/20 adalah . . .
  • a. 0,65
  • b. 0,605
  • c. 6,05
  • d. 60,5
3. Tanda perbandingan dari pecahan 13/20 dengan 63% yang tepat adalah . .
  • a. >
  • b. =
  • c. <
  • d. ≤
4. 38% dari siswa kelas V adalah perempuan. Jika ditulis ke dalam bentuk desimal adalah . . .
  • a. 3,8
  • b. 0,38
  • c. 0,038
  • d. 0,0038
38% = 38/100 = 0,38
5. Hasil penjumlahan dari 4 ½ + 1/6 adalah . . .
  • a. 4 5/6
  • b. 4 2/3
  • c. 4 2/8
  • d. 4 4/8
6. Hasil penjumlahan dari 12% + 2 ¼ adalah . . .
  • a. 2 27/100
  • b. 2 22/100
  • c. 2 37/100
  • d. 2 33/100
7. Hasil penjumlahan dari 0,75 - 27% adalah....
  • a. 4,08
  • b. 48,0
  • c. 04,8
  • d. 0,48
8. Hasil penjumlahan dari 0,540 - 0,3 adalah....
  • a. 024,0
  • b. 02,40
  • c. 0,240
  • d. 0,402
0,540
0,3 +
0,240
9. Hasil dari 3/7 x 1 1/5 adalah . . .
  • a. 15/35
  • b. 16/35
  • c. 17/35
  • d. 18/35
10. 15% x 2,4 = p nilai p adalah . . .

  • a. 0,26
  • b. 0,36
  • c. 0,40
  • d. 0,30
11. Hasil dari 45% : 6/7 adalah . . .
  • a. 05,25
  • b. 052,5
  • c. 0,525
  • d. 525

12. Ratna mempunyai kain sepanjang 2 2/5 meter. Kemudian membeli lagi 3/4 meter. Kain
tersebut digunakan untuk membuat baju 2 1/4 meter. Sisa kain Ratna adalah....
  • A. 3/4 meter
  • B. 4/5 meter
  • C. 9/10 meter
  • D. 19/20 meter

13. Perbandingan 5/4 senilai dengan . . .
  • a. 5 : 9
  • b. 10 : 4
  • c. 5 : 8
  • d. 10 : 8
(5 x 2) : (4 x 2)= 10 : 8

14. Perbandingan banyaknya buah jeruk Anton dengan Gino adalah 3 : 5. Jika jumlah buah
jeruk Anton 27 buah, jumlah buah jeruk keduanya adalah . . .
  • a. 45
  • b. 72
  • c. 92
  • d. 27


15. Jarak rumah Dias ke sekolah 360 m. Dias membuat denah antara rumah dan sekolahnya.
Jika panjang jalan antara rumah Dias dan sekolahan digambarkan pada denah 24 cm
maka skala yang digunakan Dias adalah......
  • a. 1 : 1.5000.000
  • b. 1 : 150.000
  • c. 1 : 15.000
  • d. 1 : 1.500
Jarak = 360 m = 36.000 cm
Skala = jarak sebenarnya : jarak pada denah = 36.000 cm : 24 cm = 1.500, jadi skala yang digunakan Dias pada denah adalah 1 : 1.500

16. Jarak kota Semarang dan kota Yogyakarta pada peta 5 cm. Jika skala peta 1 : 3.600.000
maka 3/4 jarak jarak sebenarnya antara kedua kota tersebut adalah....km
  • a. 135 km
  • b. 1.350 km
  • c. 13.500 km
  • d. 135.000 km
Jarak sebenarnya : jarak pada peta x skala = 5 x 3.600.000 = 18.000.000 cm = 180 km.
3/4 jarak sebenarnya = 3/4 x 180 km = 135 km.

17. Perhatikan sifat-sifat bangun datar berikut ini :
1) mempunyai dua pasang sisi sejajar
2) sudut yang berhadapan sama besar
3) kedua diagonalnya berpotongan tegak lurus
4) jumlah ukuran sudut yang berdekatan 180 derajat
Sifat-sifat yang dimiliki jajargenjang adalah....
  • a. 1), 2), dan 3)
  • b. 1), 2), dan 4)
  • c. 1), 3), dan 4)
  • d. 2), 3), dan 4)

Sifat-sifat yang dimiliki jajargenjang adalah 1), 2) dan 4)

18. Sebuah bangun datar memiliki sifat-sifat sebagai berikut :
1) mempunyai dua pasang sisi sejajar
2) sudut yang berhadapan sama besar
3) kedua diagonalnya saling berpotongan dan tegak lurus
Bangun datar yang memiliki sifat-sifat tersebut adalah...
  • a. persegi
  • b. jajargenjang
  • c. belah ketupat
  • d. persegi panjang
Bangun datar yang memiliki sifat-sifat tersebut adalah persegi

19. Suatu bangun datar memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Memiliki sepasang sisi sama panjang
Memiliki sepasang sudut sama besar
Memiliki satu sumbu simetri
Bangun datar yang dimaksud adalah...
  • a. Segitiga samakaki
  • b. Trapesium
  • c. Layang-layang
  • d. Jajargenjang
Bangun datar yang dimaksud adalah segitiga samakaki

20. Perhatikan gambar di samping !
Diketahui DEFG adalah layang-layang. Dua sudut yang sama besar
yaitu ....
  • a. ∠EDG dan ∠ EFG
  • b. ∠EDG dan ∠DGF
  • c. ∠EFG dan ∠DEF
  • d. ∠EFG dan DGF
Dua sudut yang sama besar yaitu ∠EDG dan ∠ EFG ; ∠DEF dan ∠DGF

21. Sebuah bangun ruang memiliki sifat-sifat sebagai berikut.
1) Memiliki 2 sisi berbentuk segitiga dan 3 sisi berbentuk persegipanjang
2) Memiliki 9 rusuk
3) Memiliki 6 titiksudut
Bangun ruang yang memiliki sifat-sifat tersebut adalah....

  • a. limas segi empat
  • b. prisma segitiga
  • c. kerucut
  • d. tabung
Bangun ruang yang memiliki sifat-sifat tersebut adalah prisma segitiga

22. Sebuah bangun ruang memiliki sifat-sifat sebagai berikut.
1) Memiliki 2 sisi berbentuk lingkaran dan 1 sisi berbentuk bidang lengkung.
2) Memiliki 2 rusuk lengkung
3) Tidak memiliki titiksudut

Bangun ruang yang memiliki sifat-sifat tersebut adalah....
  • a. limas segi empat
  • b. prisma segitiga
  • c. balok
  • d. tabung
Bangun ruang yang memiliki sifat-sifat tersebut adalah prisma tabung

23. Perhatikan prisma segitiga di samping.
ABC berbentuk segitiga sama sisi. Rusuk-rusuk yang sejajar dengan AD
adalah....
  • a. AB dan DF
  • b. BE dan CF
  • c. AC dan BC
  • d. EF dan DF
Rusuk-rusuk yang sejajar dengan AD adalah BE dan CF

24. Perhatikan gambar di samping.
Gambar di samping merupakan bangun limas segitiga beraturan T.ABC.
Sisi-sisi selimutnya adalah....
  • a. ABC, BCT, dan ACT
  • b. ACT, BCT, dan ABC
  • c. ABT, BCT, dan ACT
  • d. BCT, ABC, dan ACT
Sisi-sisi selimut limas segitiga beraturan T.ABC adalah ABT, BCT, dan ACT

25. Gambar yang merupakan jaring-jaring limas segi empat adalah....

26. Gambar yang merupakan jaring-jaring kubus adalah....

27. Perhatikan 8 persegi satuan di samping. Susunan persegi di samping akan menjadi
jaring-jaring kubus apabila dihilangkan persegi. …
  • a. G dan H
  • b. A dan H
  • c. B dan G
  • d. B dan H
Agar menjadi jaring-jaring kubus makan persegi A dan H dihilangkan.

28. Suatu bangun dapat dikatakan sebangun apabila memiliki....
  • a. perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian sama
  • b. perbandingan sudut-sudut yang bersesuaian sama
  • c. perbandingan sisi-sisi dan sudut-sudut yang bersesuaian sama
  • d. perbandingan panjang dan lebar sama
Suatu bangun dikatakan sebangun apabila perbandingan sisi-sisi dan sudut-sudut yang bersesuaian sama

29. Pasangan persegi panjang yang sebangun ditunjukkan oleh gambar. ..

Pasangan persegi panjang yang sebangun ditunjukkan oleh gambar a.

30. Suatu bangun datar memiliki simetri putar apabila....
  • a. dapat menempati bingkainya satu kali
  • b. dapat menempati bingkainya satu kali atau lebih
  • c. dapat berputar pada bingkainya
  • d. dapat diputar keluar dari bingkainya

Suatu bangun datar memiliki simetri putar apabila dapat menempati bingkainya satu kali atau lebih
31. Perhatikan daftar nama bangun berikut

1) lingkaran
2) segitiga samasisi
3) persegi panjang

Jumlah simetri lipat bangun-bangun tersebut secara berurutan adalah...
  • a. tiga, tak terhingga, dan dua
  • b. tak terhingga, tiga, dan dua
  • c. tak terhingga, dua, dan tiga
  • d. dua, tiga, dan tak terhingga
Jumlah simetri lipat bangun-bangun tersebut secara berurutan yaitu lingkaran : tak terhingga, segitiga samasisi = tiga, persegi panjang = dua.

32. Doni ingin membuat sebuah layang-layang. Dua bilah bambu yang dibuat Doni
berukuran 42 cm dan 34 cm. Luas layang-layang buatan Doni adalah....
  • a. 614 cm persegi
  • b. 714 cm persegi
  • c. 814 cm persegi
  • d. 914 cm persegi
Luas layang-layang = 1/2 x di x d2 = 1/2 x 42 x 34 = 1/2 x 1.428 = 714 cm persegi

33. Pak Joko mempunyai tanah kosong yang berbentuk trapesium. Panjang sisi tanah yang
sejajar 20 m dan 36 m dan luasnya 420 m2. Lebar tanah Pak Joko adalah ...
  • a. 15 m
  • b. 17 m
  • c. 19 m
  • d. 21 m
Luas trapesium = (a+b) x tinggi/2 = 420 = (20 +36) x tinggi/2
Tinggi/Lebar tanah = 2 x Luas : (a+b) = (2 x 420) : (20 + 36) = 840 : 56 = 15
Jadi lebar tanah Pak Joko adalah 15 meter

34. Pak Hamid memiliki kayu berbentuk balok dengan panjang 75 cm dan ukuran
penampangnya 16 cm x 15 cm. Pada waktu membuat meja ternyata kayu tersebut
terlalu panjang sehingga harus dipotong 25 cm. Volume kayu Pak Hamid yang tersisa
adalah....
  • a. 120 cm kubik
  • b. 1.200 cm kubik
  • c. 12.000 cm kubik
  • d. 120.000 cm kubik
Volume kayu = p x l x t = (75 -25) x 16 x 15 = 12.000 cm kubik.

35. Sebuah akuarium berbentuk kubus diisi air sampai penuh. Jika volume air yang diisikan
ke dalam akuarium sebanyak 8 liter maka panjang usuk akuarium tersebut adalah....cm
  • a. 200
  • b. 0,20
  • c. 20
  • d. 2
Volume = rusuk x rusuk x rusuk. V0lume 8 liter = 8.000 cm kubik
Rusuk =3√ 8.000 = 20 cm

B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar !
1. Setengah siswa kelas V berjenis kelamin laki-laki. Maka, siswa kelas V yang berjenis
kelamin perempuan adalah.... %
setengah = 50 %, maka siswa perempuan = 100%-50% = 50%

2. 370% – 1,6 adalah ...
370% - 1,6 = 3,70 - 1,6 = 2,1
3. Agus mempunyai buku tulis 12 buah, sedangkan Aini mempunyai buku tulis 20 buah.

Perbandingan buku tulis Fahri dan Aini adalah . . . . .
12 : 20 =(12 :4) : (20 :4) = 3 : 4

4. Skala pada peta adalah 1 : 400. Apabila panjang jalan 200 m, panjang jalan di gambar
adalah.....cm
Jarak pada gambar = Jarak sebenarnya : skala = 20.000 cm : 400 cm = 50 cm.

5. Persegi Panjang, adalah bangun datar yang mempunyai sisi berhadapan yang sama
panjang, dan memiliki empat buah titik sudut ....
Keempat sudut persegi panjang adalah siku-siku.

6. Volume kubus 1.331 cm kubik, luas permukaan kubus adalah....cm persegi.
Rusuk =3√ 1.331 = 11 cm
Luas permukaan = 6 x (rusuk x rusuk) = 6 (11 x 11)= 6 x 121 = 726 cm persegi.

7. Selimut tabung berbentuk bangun....
Selimut tabung berbentuk persegi panjang.

8. Bangun segitiga sama sisi memiliki sumbu simetri sebanyak...
Bangun segitiga samasisi mempunyai 3 sumbu simetri

9. Bangun ruang yang tidak memiliki titik sudut, tetapi memiliki sisi alas dan sisi atas
berbentuk lingkaran adalah . . . .
Tabung.

10. Sebuah wadah air berbentuk kubus dengan panjang rusuk 50 cm. Volume air yang
dapat ditampung dalam wadah tersebut adalah....liter
Volume = r x r x r = 50 x 50 x 50 = 12.500 cm kubik = 125 liter

C. Jawablah pertanyaan berikut ini dengan singkat dan tepat !
1. Ayah membeli 7 ½ bungkus gula pasir di toko “Anugrah”, setiap bungkusnya mempunyai
berat 2,4 kg. Jadi, berapa berat gula pasir seluruhnya yang di bawa Ayah?

7,5 x 2,4 = 18 kg
2. Tinggi sebuah gedung bertingkat adalah 40 m. Gedung tersebut di gambar pada denah
dengan tinggi 8 cm. Berapakah skala gambar gedung bertingkat tersebut?
Skala = tinggi sebenarnya : tinggi pada denah (40 m = 4.000 cm)
= 4.000 : 8 = 500, Jadi skala denah adalah 1 : 500

3. Perbandingan banyak sepeda motor dan mobil pada sebuah tempat parkir 10 : 3. Jika
banyak mobil yang diparkir 24, jumlah sepeda motor dan mobil yang diparkir adalah....
Mobil = 3 x 8 = 24
Motor=10 x 8=80
Jadi jumlah sepeda motor dan mobil yang diparkir adalah 24 + 80 = 104

4. Sebuah kaleng minyak berbentuk balok. Alas kaleng berukuran 40 cm × 45 cm. Kaleng
tersebut dapat menampung minyak sebanyak 108 liter. Tinggi kaleng . . . cm.
Volume = p x l x t
Tinggi = Volume : (p x l) = 108.000 cm :(40 x 45) = 108.000 : 1.800 = 60 cm.

5. Sebuah drum minyak berisi hanya separuhnya saja. Jika tinggi drum 120 cm dan
diameter drum 70 cm. Berapa liter volume minyak yang ada dalam drum ?
Jari-jari = setengah diameter = 35 cm
Volume = ∏ x r x r x t = 22/7 x 35 x 35 x 120 =462.000 cm kubik =462 liter/2 =231 liter

Gaya dan Gerak Pada Beberapa Alat

Gaya dan Gerak Pada Beberapa Alat
Gaya dapat berupa tarikan atau dorongan. Gaya menyebabkan benda bergerak, berhenti bergerak, berubah arah, dan berubah bentuk. Kekuatan gaya yang diberikan berpengaruh terhadap gerak yang terjadi. Semakin besar gaya yang diberikan semakin cepat gerak yang terjadi, semakin kecil gaya yang diberikan semakin lambat gerakannya. Besar kecilnya gaya dapat diukur dengan alat yang disebut dinamometer. Satuan gaya adalah kilogram force (kgf), newton, dan dyne. Hubungan
antara ketiga satuan tersebut adalah 1 kgf = 9,8 newton = 10⁵ dyne.

Gaya adalah suatu kekuatan tarikan atau dorongan yang menyebabkan benda bergerak, berubah bentuk atau berubah arah. Hampir dalam setiap hari kita banyak menggunakan kegiatan yang berkaitan dengan gaya dan gerak. Gaya ini dapat menimbulkan perubahan gerak. Misalnya meja yang didorong akan bergerak karena adanya gaya dorong. Jadi gaya dapat mempengaruhi gerak suatu benda yang awalnya diam. Gaya dapat mempengaruhi suatu benda yang menyebabkan :
  1. Benda diam menjadi bergerak. Benda diam menjadi bergerak, karena benda yang semua diam bila digerakkan akan bergerak. Contohnya : mendorong mobil yang mogok, mendorong meja, menendang bola dll.
  2. Benda bergerak menjadi diam. Benda bergerak menjadi diam, karena benda yang sewaktu bergerak dan tiba – tiba dihentikan sehingga benda tersebut menjadi diam. Contohnya : mengerem sepeda sehingga menjadi lambat dan berhenti.
  3. Perubahan bentuk benda. Perubahan bentuk benda, karena benda yang berubah bentuk akibat terjadi sesuatu. Contohnya : saat kita menggunakan lilin, setelah meleleh akan berubah bentuknya.
  4. Perubahan arah gerak benda. Contohnya : pada saat kita menyundul bola, bola akan berubah arah.

Contoh Gerak Benda Karena Adanya Gaya
1. Ketapel
Katepel digunakan dengan untuk melempar batu. Katapel ini terbuat dari kayu dengan 2 karet lalu diikat pada kedua sisinya. Cara menggunakannya pun cukup mudah hanya dengan ambil kerikil lalu pasang kerikil pada karet dan tarik lalu lepas. Makin kuat nariknya maka makin jauh kerikil akan terlempar. Tapi menggunakannya harus hati – hati. Pada saat kita menarik karet berarti kita memberikan gaya pada karet.

Membuat Ketapel
Alat dan bahan:
  1. Ranting kayu berbentuk Y
  2. Karet pentil
  3. Kulit (bekas sepatu kulit)
  4. Tali pengikat
  5. Gunting
  6. Pisau
Cara kerja
Membuat Ketapel
  1. Bersihkan ranting kayu bercabang dengan pisau. Kupaslah kulit luarnya.
  2. Ikatlah kedua ujung cabang kayu dengan karet pentil. Jangan lupa ikatlah yang kuat.
  3. Sambungkan ujung karet lainnya dengan kulit. Ikatlah sambungan itu kuat-kuat. Ketapel siap dicoba dan digunakan.
Cara menggunakan
  1. Peganglah kayu bercabang dengan tangan kanan, dan peganglah bagian kulit dengan tangan kiri. Sebelumnya masukkan terlebih dahulu pelurunya. Sebagai pelurunya dapat menggunakan kerikil atau tanah liat kering.
  2. Tariklah karet dan arahkan ke sasaran.
  3. Lepaskan tarikanmu, maka peluru akan melesat cepat ke arah sasaran

Alat yang digunakan:
  1. katepel
  2. kerikil

Langkah kegiatan:
  1. Secara berkelompok, pergilah ke lapangan yang luas.
  2. Isi katepel dengan kerikil dan rentangkan dengan panjang rentangan 20 cm ketika karet mulai meregang.
  3. Lontarkan kerikil, suruhlah temanmu memberi tanda tempat kerikil jatuh.
  4. Isi kembali katepel dengan kerikil, rentangkan dengan jarak rentangan 30 cm dari awal rentangan karet.
  5. Lontarkan kerikil, suruhlah kembali temanmu memberi tanda tempat kerikil jatuh.
  6. Lakukanlah kegiatan tadi secara berulang-ulang dengan panjang rentangan lebih panjang.
  7. Apa yang dapat kamu simpulkan dari kegiatan tersebut? Ternyata, semakin panjang rentangan, semakin jauh krikil jatuh, jadi, semakin kuat tarikan, semakin besar gaya yang dikeluarkan.
Besarnya gaya ditentukan oleh kuatnya tarikan atau dorongan. Besar gaya dapat diukur oleh alat yang dinamakan dinamometer. Gaya yang terjadi pada katepel adalah gaya pegas atau gaya elastis.

2. Jungkat Jungkit
Gaya pada jungkat-jungkit letaknya bergantian, adakalanya memberikan gaya, lawannya menerima pengaruh dan gaya bergerak naik. Jungkat-jungkit termasuk pesawat sederhana jenis pengungkit. Jungkat – jungkit memiliki 3 bagian yaitu titik tumpu, kuasa dan beban. Titik tumpu terletak di bagian tengah. Beban terletak disalah satu ujung. Dan ujung yang lainnya disebut kuasa. Jungkat – jungkit ini dapat mengangkat beban menggunakan gaya (kuasa) yang lebih kecil dari berat bendanya. Jungkat- jungkit ini dapat bergerak jika kaki bersentuhan dengan tanah.

Membuat Model Jungkat Jungkit
Alat dan Bahan
  1. Styrofoam
  2. Lidi sepanjang 7 cm
  3. Sedotan sepanjang 4 cm
  4. Penggaris sepanjang 30 cm
  5. Double tape
Langkah Kerja.
Jungkat Jungkit
  1. Buatlah dua buah balok dari styrofoam dengan ukuran 5 x 5 x 7 cm.
  2. Masukan lidi ke dalam sedotan (lidi harus cukup kuat menopang beban). Tusukan masing-masing ujung lidi ke salah satu sisi balok styrofoam
  3. Rekatkan bagian tengah penggaris pada sedotan. Lidi dalam sedotan berfungsi sebagai penumpu.
  4. Model jungkat-jungkit sudah selesai. Ujialah jungkat-jungkit dengan memberi beban pada kedua ujung jungkat-jungkit, misalnya dengan penghapus. Jika jungkat-jungkit dapat bergerak berarti model jungkat jungkit sudah benar.

3. Traktor Pegas
Traktor pegas adalah traktor yang jika bergerak menggunakan gaya pegas. Traktor pegas ini sama halnya dengan katapel. Traktor bergerak karena adanya gaya pegas. Pada saat roda diputar ke belakang, karet akan menggulung pada bilah bambu. Sehingga karet menjadi kencang. Gaya pegas ini dapat menggerakkan traktor bergerak maju.

Membuat Traktor Pegas
Alat dan Bahan:
  1. Tutup wadah sabun
  2. Bilah bambu 2 buah
  3. Plester
  4. Karet gelang
  5. Sandal jepit bekas
  6. Penggaris
  7. Gunting
  8. Paku besi berukuran sedang
  9. Penjepit
  10. Lampu spiritus
  11. Korek api

Cara Kerja:
Traktor pegas
  1. Buatlah empat roda dari sandal jepit. Setiap roda berdiameter 3 cm.
  2. Panaskan paku besi. Gunakan penjepit untuk memegang paku. Berhati-hatilah saat menggunakan api dan benda panas.
  3. Dalam keadaan panas, gunakan paku untuk melubangi tutup wadah sabun. Buat dua lubang sejajar pada sisi kanan tutup wadah sabun. Lakukan hal yang sama pada sisi kirinya. Lubang di sisi kanan sejajar dengan sisi kiri. Perhatikan gambar (a).
  4. Tusukkan bilah bambu pada lubang hingga tembus pada kedua sisi. Perhatikan gambar (b).
  5. Pasangkan roda pada setiap ujung bilah bambu. Bagian beroda menjadi bagian bawah.
  6. Lubangi bagian atas tutup wadah sabun. Lubang dibuat dekat dengan roda bagian depan. Masukkan paku pada lubang tersebut. Plesterlah paku agar tidak goyah.
  7. Guntinglah karet gelang. Ikatkan salah satu ujungnya pada paku.
  8. Ikat ujung karet yang satunya pada kayu roda belakang.
  9. Ujilah traktor pegas hasil karya kalian. Caranya, putar roda ke arah belakang. Karet akan tergulung pada bilah bambu. Setelah itu, lepaskan traktor dan amati yang terjadi
Traktor dapat bergerak karena ada gaya pada karet. Saat roda diputar ke arah belakang, karet akan tergulung pada bilah bambu. Akibatnya, karet menjadi kencang. Saat traktor dilepaskan, gulungan karet juga terlepas. Traktor bergerak maju bersamaan dengan terlepasnya gulungan karet. Gaya yang bekerja pada traktor adalah gaya pegas. Karenanya, traktor tersebut biasa disebut traktor pegas. Gaya pegas yang bekerja pada traktor dapat menyebabkan traktor bergerak maju.